http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/issue/feed Seminar Nasional dan Call For Paper 2025 dengan tema "Inovasi Inklusif Gender dalam Sociopreneurship" PSGESI LPPM UWP 2025-12-18T00:00:00-08:00 Pusat Studi GESI - LPPM UWP [email protected] Open Journal Systems <p>Merupakan kumpulan makalah yang dipresentasikan pada seminar - seminar yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Gender dan Inklusi Sosial (PS GIS) Universitas Wijaya Putra dan diselenggarakan sekali dalam setahun.</p> http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/415 PERAN LITERASI KEUANGAN INKLUSIF GENDER DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI MODAL DAN DAYA SAING SOCIOPRENEUR DI KOTA SEMARANG 2025-11-24T03:40:53-08:00 faisal riza rahman [email protected] Renya Rosari [email protected] <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan inklusif gender terhadap efisiensi modal dan daya saing sociopreneur. Variabel independen dalam penelitian ini adalah literasi keuangan inklusif gender, sedangkan variabel dependen terdiri dari efisiensi modal dan daya saing sociopreneur. Objek penelitian difokuskan pada pelaku sociopreneur di Kota Semarang yang bergerak pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 120 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan inklusif gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap efisiensi modal, yang berarti semakin tinggi pemahaman pelaku sociopreneur dalam mengelola keuangan berbasis kesetaraan gender, semakin optimal pula penggunaan modal usaha. Selain itu, efisiensi modal terbukti memiliki pengaruh positif terhadap daya saing sociopreneur, sehingga literasi keuangan yang inklusif gender secara tidak langsung juga meningkatkan daya saing melalui efisiensi pemanfaatan modal. Temuan ini menegaskan pentingnya program literasi keuangan yang responsif gender sebagai strategi untuk memperkuat keberlanjutan dan keunggulan kompetitif sociopreneur di tengah dinamika ekonomi yang semakin kompetitif.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 faisal riza rahman, Renya Rosari http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/418 PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP HARGA DIRI PADA MAHASISWA RANTAU 2025-11-24T03:36:38-08:00 Chempin Tanita Garmadiva [email protected] Nur Fahriya Salsabila [email protected] Firsty Oktaria Grahani [email protected] <p>Harga diri merupakan aspek penting dalam psikologi individu yang mencerminkan penilaian terhadap nilai, kemampuan, dan keberhargaan diri. Mahasiswa perantau sering menghadapi tantangan seperti keterbatasan dukungan sosial, penyesuaian budaya, serta kesulitan akademik yang berpotensi mempengaruhi harga diri. Dukungan sosial, baik emosional, instrumental, informasi, maupun jaringan sosial, berperan penting dalam meningkatkan rasa diterima, dihargai, dan percaya diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial terhadap harga diri mahasiswa perantau. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik <em>purposive sampling</em> pada 50 mahasiswa perantau Universitas Wijaya Putra. Instrumen yang digunakan adalah skala dukungan sosial (<em>Social Provisions Scale</em>) dan skala harga diri (<em>Coopersmith Self-Esteem Inventory</em>), dengan analisis data melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, serta regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara dukungan sosial dan harga diri dengan koefisien korelasi rxy = 0,367 dan R² = 0,367, yang berarti dukungan sosial berkontribusi sebesar 36,7% terhadap harga diri, sementara 63,3% dipengaruhi faktor lain. Dengan demikian, semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa, semakin tinggi pula harga diri yang dimilikinya. Temuan ini menegaskan pentingnya peran dukungan sosial dalam pembentukan harga diri, serta dapat menjadi dasar penyusunan program pendampingan dan konseling bagi mahasiswa perantau.</p> 2026-01-02T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Chempin Tanita Garmadiva, Nur Fahriya Salsabila, Firsty Oktaria Grahani http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/421 ANALISA HUBUNGAN BEBAN KERJA MENTAL (WORKLOAD) DENGAN BURNOUT PADA KARYAWAN 2025-11-24T04:44:58-08:00 Moch. Wildy Zharfa Oktavian [email protected] Afifp Nur Hidayah [email protected] Firsty Oktaria Grahani [email protected] Aprilia Widhiani [email protected] <p>Para pekerja, khususnya mereka yang pekerjaannya membutuhkan banyak usaha mental, lebih cenderung mengalami kelelahan (burnout), yaitu kondisi kelelahan emosional, mental, dan fisik. Penelitian ini bertujuan “untuk mengetahui hubungan antara beban kerja mental (workload) dengan burnout pada karyawan CV. UAT Surabaya.” Metodologi kuantitatif berdasarkan desain korelasional digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan teknik pengambilan sampel lengkap, 80 karyawan dipilih sebagai populasi penelitian. Peralatan NASA-TLX digunakan untuk mengevaluasi beban kerja mental (workload), sedangkan CarMen-Q digunakan untuk mengukur kelelahan kerja (burnout). Data tidak berdistribusi normal, sehingga uji korelasi Spearman digunakan untuk menganalisisnya. Beban kerja dan kelelahan kerja ditemukan memiliki hubungan positif dan signifikan secara statistik (r = 0,512; p &lt; 0,05), menurut data tersebut. Berdasarkan hasil ini, tampaknya kelelahan kerja berbanding lurus dengan upaya mental yang dirasakan oleh pekerja. Oleh karena itu, untuk menghindari kelelahan kerja, penting untuk memberikan dukungan psikososial dan menerapkan manajemen beban kerja yang proporsional.</p> 2026-01-02T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 wildy, afifp, oktaria, aprilia http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/424 Penguatan Kapasitas Ekonomi Keluarga Rentan sebagai Bentuk Early Warning System Kekerasan Dalam Rumah Tangga 2025-11-24T04:11:17-08:00 Nugrahini Susantinah Wisnujati [email protected] Suharnanik Suharnanik [email protected] <p>Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih menjadi persoalan serius di Indonesia, terutama bagi keluarga rentan yang menghadapi tekanan ekonomi. Kerentanan finansial kerap memperburuk ketegangan dalam rumah tangga dan meningkatkan risiko KDRT. Artikel ini merefleksikan aksiologi pengabdian dosen dalam memperkuat kapasitas ekonomi keluarga rentan sebagai bentuk early warning system (EWS) KDRT. Tujuan penelitian ini adalah memberikan kontribusi nyata terhadap pencegahan KDRT melalui pemberdayaan ekonomi sekaligus menguji efektivitas pendekatan partisipatif dalam membangun ketahanan keluarga. Penelitian menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan keluarga rentan, kader PKK, dan tokoh masyarakat di Desa Tejoasri, Lamongan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, focus group discussion, pemetaan partisipatif, dan transect walk. Hasil menunjukkan bahwa penguatan keterampilan ekonomi, khususnya pelatihan menjahit dan kerajinan tangan, meningkatkan kemandirian finansial perempuan serta memperluas akses pada jejaring sosial pendukung. Pemberdayaan ekonomi terbukti tidak hanya mengurangi tekanan ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi instrumen preventif terhadap potensi KDRT.Penelitian ini menyimpulkan bahwa KDRT erat kaitannya dengan kerentanan ekonomi keluarga. Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan dan usaha kecil berperan penting dalam mencegah kekerasan, meningkatkan kemandirian, serta memperkuat posisi tawar perempuan. Pendekatan integratif ekonomi-sosial menjadi strategi efektif dan etis dalam pencegahan KDRT.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Nugrahini Susantinah Wisnujati, Suharnanik Suharnanik http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/427 INOVASI PELAYANAN KESEHATAN MOBILE DALAM MENINGKATKAN AKSESIIBILITAS KESEHATAN: EVALUASI PROGRAM "JEBOL YA MAS" DI KOTA BENGKULU 2025-11-24T04:21:26-08:00 Novliza Eka Patrisia [email protected] Alya Eka Safitri [email protected] Linia Putri Andini [email protected] <p>Pelayanan kesehatan mobile telah muncul sebagai pendekatan strategis untuk mengatasi tantangan aksesibilitas kesehatan, terutama bagi populasi rentan dan komunitas yang kurang terlayani. Kota Bengkulu mengimplementasikan program "JEBOL YA MAS" (Jemput Bola Layani Masyarakat) pada tahun 2025 sebagai model inovatif pemberian layanan kesehatan mobile. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara komprehensif efektivitas implementasi, luaran kesehatan masyarakat, dan faktor keberlanjutan program pelayanan kesehatan mobile JEBOL YA MAS di Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan desain mixed-method konvergen, mengombinasikan analisis kuantitatif data utilisasi layanan dari 12.847 peserta program dan eksplorasi kualitatif melalui wawancara mendalam dengan 35 pemangku kepentingan (tenaga kesehatan, pembuat kebijakan, dan tokoh masyarakat) serta diskusi kelompok terarah dengan 8 kelompok masyarakat. Data dikumpulkan dari Januari hingga September 2025 di 15 Puskesmas yang mengimplementasikan program. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji-t berpasangan, dan analisis regresi berganda, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik menggunakan software NVivo. Program JEBOL YA MAS berhasil menjangkau 12.847 anggota masyarakat dengan tingkat kepuasan 91%. Cakupan layanan meningkat signifikan untuk populasi rentan: lansia (68% menjadi 94%), ibu hamil (76% menjadi 96%), pasien hipertensi (45% menjadi 78%), dan pasien diabetes (42% menjadi 75%). Tingkat deteksi dini penyakit meningkat 54-67% untuk penyakit tidak menular. Analisis ekuitas geografis menunjukkan peningkatan 156% dalam utilisasi layanan kesehatan di area yang sebelumnya kurang terlayani. Analisis regresi mengidentifikasi kemudahan layanan (β=0,389, p&lt;0,001), kompetensi tenaga kesehatan (β=0,312, p&lt;0,001), dan aksesibilitas program (β=0,287, p&lt;0,001) sebagai prediktor signifikan efektivitas program. Hospitalisasi yang dapat dicegah menurun 34%, dan kepatuhan manajemen penyakit kronis meningkat 52%. Program JEBOL YA MAS menunjukkan efektivitas signifikan dalam meningkatkan aksesibilitas kesehatan dan luaran kesehatan bagi populasi rentan. Model pemberian layanan kesehatan mobile yang proaktif berhasil mengatasi hambatan geografis, temporal, dan sosial-ekonomi terhadap akses kesehatan. Keberlanjutan program memerlukan komitmen politik yang berkelanjutan, alokasi sumber daya yang memadai, infrastruktur teknologi terintegrasi, dan keterlibatan masyarakat yang kuat.</p> 2026-01-02T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Novliza Eka Patrisia, Alya Eka Safitri, Linia Putri Andini http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/431 META ANALISIS: MINDFULNESS DAN SELF CONTROL SEBAGAI STRATEGI PSIKOLOGIS DALAM MENGURANGI KECANDUAN GADGET PADA REMAJA 2025-11-24T05:26:23-08:00 Fifin Dwi Purwaningtyas [email protected] Aironi Zuroida [email protected] Lutfiana Nurlaily [email protected] Bayu Andriyani Wahyuning Lestari [email protected] <p>Perkembangan teknologi digital memberikan dampak signifikan bagi remaja, salah satunya adalah meningkatnya kecenderungan kecanduan gadget yang dapat mengganggu kesehatan mental, prestasi akademik, dan relasi sosial. Kondisi ini menegaskan perlunya strategi psikologis yang mampu menekan perilaku adiktif, khususnya melalui <em>mindfulness</em> dan self-control. <strong>Penelitian ini bertujuan</strong> untuk mengkaji literatur terkait efektivitas <em>mindfulness</em> dan <em>self-control </em>dalam mengurangi kecanduan gadget pada remaja. <strong>Metode Penelitian </strong>yang digunakan adalah Meta Analisisdengan menelaah artikel dari berbagai database, menggunakan kata kunci <em>“mindfulness”, “self control”, “smartphone addiction”, “gadget addiction</em>”, dan <em>“adolescents”.</em> Dari 250 artikel awal, melalui tahapan seleksi PRISMA meliputi identifikasi, seleksi duplikasi dengan Mendeley, screening judul dan abstrak, hingga telaah kelayakan, diperoleh 6 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. <strong>Hasil kajian</strong> menunjukkan bahwa <em>mindfulness</em> efektif dalam meningkatkan kesadaran diri dan regulasi emosi sehingga mampu menurunkan kecenderungan perilaku adiktif. Sementara itu, <em>self-control </em>terbukti berhubungan negatif signifikan dengan kecanduan gadget serta berperan sebagai prediktor penting dalam perilaku penggunaan teknologi secara sehat. Beberapa penelitian juga mengonfirmasi bahwa <em>mindfulness</em> berkontribusi pada peningkatan <em>self-control </em>yang selanjutnya memperkuat kemampuan remaja dalam mengendalikan penggunaan gadget. <strong>Simpulan penelitian</strong> ini menegaskan bahwa integrasi <em>mindfulness</em> dan <em>self-control </em>dapat dijadikan strategi psikologis yang efektif dalam mencegah maupun mengurangi kecanduan gadget pada remaja.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Fifin Dwi Purwaningtyas, Aironi Zuroida, Lutfiana Nurlaily, Bayu Andriyani Wahyuning Lestari http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/433 Sosioprener 4.0: Peluang Inovasi Sosial di Tengah Arus Informasi Digital 2025-12-04T03:58:55-08:00 Yanuastrid Shintawati [email protected] <p>Revolusi Industri Keempat telah membentuk kembali lingkungan sosial dan ekonomi, sehingga menuntut adanya inovasi yang didorong oleh kreativitas, kolaborasi, dan teknologi. Dalam kerangka ini, muncul gagasan tentang <em>Sosiopreneur 4.0</em>, yaitu wirausahawan sosial yang memanfaatkan teknologi digital dan arus informasi untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji potensi inovasi sosial dalam konteks penyebaran informasi digital melalui tinjauan literatur yang ada. Hasil temuan menunjukkan bahwa era digital membuka ruang bagi para sosiopreneur untuk memperluas jangkauan sosial mereka melalui demokratisasi informasi, kolaborasi lintas sektor, dan analisis data sosial. Namun demikian, tantangan etis, kesenjangan digital, dan rendahnya literasi informasi tetap menjadi hambatan utama. <em>Sosiopreneur 4.0</em> berperan sebagai agen perubahan kunci dengan memadukan prinsip sosial, ekonomi, dan teknologi untuk membangun masyarakat informasi yang inklusif</p> 2026-01-12T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Yanuastrid Shintawati http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/435 MAMPUKAH EDUKASI TENTANG ENTREPRENEURSHIP EFEKTIF UNTUK MENGATASI KETIMPANGAN GENDER ? 2025-11-24T05:46:11-08:00 Tri Siwi Agustina [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis secara konseptual efektivitas edukasi entrepreneurship (EE) dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan dan mengurangi ketimpangan gender di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur dan analisis konseptual terhadap penelitian periode 2020–2024, studi ini menelaah hubungan antara pendidikan kewirausahaan, <em>psychological capital</em>, dan <em>empowerment</em> dalam konteks sosial-budaya Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa edukasi entrepreneurship berkontribusi signifikan terhadap peningkatan <em>entrepreneurial mindset</em>, kepercayaan diri, serta ketahanan psikologis perempuan, baik di lingkungan akademik maupun pada kelompok ibu rumah tangga pelaku UMKM. Namun demikian, efektivitasnya dipengaruhi oleh faktor struktural seperti budaya patriarki, keterbatasan akses modal, dan dukungan kebijakan yang belum merata. Penelitian ini menegaskan bahwa edukasi entrepreneurship merupakan prasyarat penting bagi kesetaraan gender, tetapi belum cukup tanpa integrasi perspektif gender dalam desain kurikulum, model pelatihan berbasis komunitas, mentoring yang berkelanjutan, serta kebijakan publik yang inklusif. Kajian ini merekomendasikan perlunya pengembangan model edukasi kewirausahaan berperspektif gender yang menggabungkan penguatan psikologis dan sosial perempuan agar dampaknya lebih berkelanjutan.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Tri Siwi Agustina http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/439 PEMODELAN REHABILITASI SOSIAL PADA REMAJA DAN ANAK UNTUK MEWUJUDKAN GENERASI YANG TANGGUH 2025-11-06T08:20:14-08:00 Muhamad Chaidar [email protected] Sekaring Ayumeida Kusnadi [email protected] Ahmad Zakariyah Alfadani [email protected] Intan Predita Lystiadi [email protected] <p>Penelitian ini membahas pemodelan rehabilitasi sosial bagi anak dan remaja pecandu narkotika untuk mewujudkan generasi yang tangguh, dengan fokus pada kajian hukum normatif. Latar belakang penelitian ini adalah tingginya kasus penyalahgunaan narkotika di kalangan anak dan remaja yang menimbulkan dampak sosial, psikologis, dan hukum, serta keterbatasan kebijakan rehabilitasi sosial yang terstandar. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan model rehabilitasi sosial berbasis hukum dengan memperhatikan prinsip keadilan restoratif, perlindungan hak anak, dan integrasi aspek sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum normatif, melalui studi literatur, analisis peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan keputusan pengadilan terkait rehabilitasi pecandu narkotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rehabilitasi sosial yang terstandar dapat menjadi alternatif hukuman yang lebih manusiawi, meminimalkan stigma sosial, dan mendukung reintegrasi sosial anak serta remaja pecandu narkotika. Penelitian ini memberikan rekomendasi pemodelan rehabilitasi sosial yang terintegrasi secara hukum dan sosial, yang dapat digunakan sebagai acuan kebijakan dan program rehabilitasi di Indonesia.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Muhamad Chaidar, Sekaring Ayumeida Kusnadi, Ahmad Zakariyah Alfadani, Intan Predita Lystiadi http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/442 INOVASI EKONOMI BIRU UNTUK PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KAWASAN PESISIR NUSA TENGGARA TIMUR 2025-11-17T04:11:03-08:00 Nuraini Kusuma Andriyani [email protected] Jems Yerison Kanaf [email protected] <p>Pembangunan berkelanjutan di daerah pesisir Nusa Tenggara Timur (NTT) menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan sumber daya, kemiskinan masyarakat nelayan, serta degradasi ekosistem laut.<br />Konsep ekonomi biru atau blue economy muncul sebagai pendekatan inovatif dalam meningkatkan kualitas keilmuan, pertumbuhan ekonomi, dan pembangunan sosial di masyarakat pesisir. Ayah penulis, yang merupakan seorang profesor Filosofi di Universitas Al-Jazera, juga memiliki keahlian dalam studi sosial dan masyarakat pesisir. Makalah ini menggunakan metode studi literatur untuk mengeksplorasi peran inovasi dalam penerapan ekonomi biru di wilayah pesisir NTT. Analisis difokuskan pada pengembangan sektor perikanan berkelanjutan, ekowisata laut, energi terbarukan dari laut, serta diversifikasi ekonomi lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi sosial, teknologi, serta kelembagaan memiliki peran penting dalam mempercepat transformasi ekonomi biru di NTT. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, masyarakat lokal, serta sektor swasta diperlukan untuk memperkuat kapasitas masyarakat pesisir dalam mencapai pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.</p> 2026-01-15T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Nuraini Kusuma Andriyani, Jems Yerison Kanaf http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/444 MEMAHAMI MAKNA KEMANDIRIAN WANITA DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SEJAHTERA 2025-11-25T08:45:37-08:00 Tin Agustina Karnawati [email protected] <p>Wanita menjalankan dua kewajiban utama terhadap keluarganya, di satu sisi sebagai seorang ibu dan di sisi lain mereka memiliki pekerjaan produktif untuk membantu kekayaan ekonomi keluarga mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan&nbsp; makna kemandirian&nbsp; fokus pada wanita pemilik usaha dan pekerja dalam upaya mewujudkan keluarga sejahtera. Studi ini mengadopsi pendekatan kualitatif, di mana data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan diproses menggunakan kerangka analisis kualitatif Miles &amp; Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita memaknai kemandirian sebagai: 1) kemampuan bekerja dan memberikan manfaat positif bagi diri sendiri dan keluarga, 2) mendukung perekonomian rumah tangga sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga menjadi lebih baik, 3) peran wanita dalam menentukan keputusan keluarga bergantung pada seberapa signifikan sumbangan finansialnya dan 4) kesempatan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial masyarakat. Perilaku ekonomi wanita dengan bekerja dalam kehidupan sehari-hari dapat mendukung kesejahteraan ekonomi keluarga.</p> 2026-01-12T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Tin Agustina Karnawati http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/446 DINAMIKA KETIDAKSETARAAN GENDER DALAM KARIER: PERSPEKTIF HUKUM, BUDAYA, DAN KEBIJAKAN KETENAGAKERJAAN DI INDONESIA 2025-11-20T11:51:20-08:00 Deasy Ismalia [email protected] Bagas Dwi Ariwidodo [email protected] Tri Yuniningsih [email protected] <p>Penelitian ini mengeksplorasi ketidaksetaraan gender dalam akses karier sebagai refleksi dinamika struktural, budaya, dan kebijakan ketenagakerjaan di Indonesia. Latar belakang menunjukkan perempuan masih menghadapi hambatan signifikan terhadap sumber daya karier seperti pendidikan, pelatihan, peluang promosi, dan remunerasi yang adil, dipengaruhi norma patriarki dan pembagian tugas rumah tangga yang tidak setara. Tujuan penelitian adalah memahami bagaimana faktor struktural dan normatif membentuk ketidaksetaraan ini serta implikasinya terhadap mobilitas karier perempuan. Metode yang digunakan bersifat kajian pustaka kualitatif-deskriptif dengan analisis tematik terhadap literatur terkait teori pertukaran sosial, hukum ketenagakerjaan, serta kajian kebijakan keluarga dan perlindungan hak pekerja perempuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa diskriminasi upah, hambatan promosi, serta akses terhadap peluang kerja tetap menjadi kendala utama, dengan dukungan norma budaya patriarki dan lemahnya kepatuhan terhadap norma hukum di lingkungan kerja. Simpulan menekankan perlunya intervensi kebijakan yang lebih terintegrasi, termasuk peningkatan transparansi remunerasi, program kepemimpinan perempuan, evaluasi berkala terhadap kebijakan keluarga dan cuti melahirkan, serta perubahan budaya organisasi untuk memastikan akses karier yang adil dan berkelanjutan bagi perempuan.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Deasy Ismalia, Bagas Dwi Ariwidodo, Tri Yuniningsih http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/449 IMPLEMENTATION OF GENDER MAINSTREAMING IN JOINT BUSINESS GROUP (KUBE) ACTIVITIES IN CAMPAGO IPUH VILLAGE, BUKITTINGGI CITY 2025-11-20T12:50:28-08:00 Dewi Ramadhani Ramadhani [email protected] Aditya Cahya Ramadhiawan [email protected] Tri Yuniningsih [email protected] <p>Pengarusutamaan gender merupakan strategi penting dalam pembangunan, namun implementasinya di tingkat grassroots masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengarusutamaan gender dalam kegiatan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kelurahan Campago Ipuh, Kota Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengarusutamaan gender telah berjalan pada tingkat partisipasi perempuan sebagai pelaku ekonomi produktif, namun belum optimal dalam mengintegrasikan prinsip kesetaraan gender secara komprehensif. Berdasarkan empat variabel Edwards III, komunikasi sudah efektif untuk informasi operasional tetapi belum mencakup sosialisasi nilai kesetaraan gender, sumber daya masih terbatas dalam hal modal dan pelatihan berkelanjutan, disposisi pelaksana menunjukkan motivasi tinggi namun kesadaran gender rendah, dan struktur birokrasi belum dilengkapi aturan yang menjamin kesetaraan peran. Faktor penghambat utama adalah minimnya pelatihan responsif gender, kurangnya pemahaman konsep pengarusutamaan gender, serta ketergantungan implementasi pada inisiatif individu. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas melalui pelatihan terstruktur, penyusunan pedoman teknis responsif gender, dan pengembangan aturan internal kelompok yang menjamin partisipasi setara perempuan dalam pengambilan keputusan.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Dewi Ramadhani Ramadhani, Aditya Cahya Ramadhiawan, Tri Yuniningsih http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/454 BIJAK BERARSIP: PENGELOLAAN ADMINISTRASI SEKOLAH MELALUI MANAJEMEN KEARSIPAN DI SDN KALIASIN V SURABAYA 2025-11-20T15:25:47-08:00 Tri Prasetijowati [email protected] Fierda Nurany [email protected] Iola Ismena [email protected] <p>Pengelolaan arsip merupakan elemen penting dalam menunjang kelancaran administrasi sekolah, namun SDN Kaliasin V Surabaya masih menghadapi berbagai tantangan terkait keterbatasan sarana dan meningkatnya volume arsip. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses pengelolaan arsip serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam praktik kearsipan di sekolah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui wawancara dengan kepala sekolah, staf Tata Usaha, serta pengguna layanan, disertai observasi terhadap kondisi ruang arsip dan alur penyimpanan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sistem kearsipan masih manual, praktik pengelompokan, pencatatan, pengindeksan, dan penilaian arsip telah berjalan cukup tertib berkat dukungan kepala sekolah dan kedisiplinan staf TU. Namun, efektivitasnya masih dibatasi oleh ruang penyimpanan yang minim, sarana fisik yang terbatas, serta belum diterapkannya Jadwal Retensi Arsip secara formal, sehingga proses penyusutan arsip belum optimal. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa pengelolaan arsip berjalan cukup efektif pada level dasar, tetapi memerlukan penguatan sistem dan fasilitas. Implikasi praktis penelitian ini mencakup kebutuhan penyediaan sarana arsip yang memadai, pelatihan retensi, digitalisasi pencatatan, serta penyusunan SOP agar manajemen arsip lebih profesional dan efisien</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Tri Prasetijowati, Fierda Nurany, Iola Ismena http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/456 PENGARUH DIGITAL MARKETING DAN BRAND AWARENESS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA UMKM UD SUMBER REJEKI SURABAYA 2025-11-27T09:03:55-08:00 Nyoman Rohim Supriyanto [email protected] Amanda Revia Salsabila Ahmad [email protected] Raka Adi Pratama [email protected] <p><em>The Influence of Digital Marketing and Brand Awareness on Purchasing Decisions at UMKM UD Sumber Rejeki Surabaya. This study aims to determine the partial and simultaneous influence of independent variables on the dependent variable. The data analysis method used in this study is multiple linear regression with several testing steps using 100 samples who filled out the questionnaire online. The results of this study from partial tests indicate that digital marketing has no effect on purchasing decisions while brand awareness has a significant influence then the results of simultaneous tests indicate that digital marketing and brand awareness have a significant influence.</em></p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Nyoman Rohim Supriyanto, Amanda Revia Salsabila Ahmad, Raka Adi Pratama http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/460 INOVASI INKLUSIF GENDER DALAM SOCIOPRENEURSHIP DI KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA 2025-11-20T17:03:16-08:00 EP ADY HARTANTO [email protected] Tri Yuniningsih [email protected] <p>Penelitian ini menganalisis inovasi inklusif gender dalam sociopreneurship di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebagai upaya membangun institusi kepolisian yang modern, humanis, dan responsif gender. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis kebijakan gender di Polri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengarusutamaan gender, peran Polwan, dan program pemberdayaan berbasis komunitas berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keadilan sosial dan kepercayaan publik. Namun demikian, hambatan struktural, budaya patriarki, serta keterbatasan akses kepemimpinan masih menjadi tantangan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi strategis, penguatan kapasitas, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan diperlukan untuk mengembangkan model sociopreneurship responsif gender yang berkelanjutan di Polri.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 EP ADY HARTANTO, Tri Yuniningsih http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/465 SMART WEAVING FOR SMART ECONOMY: INOVASI GENDER DAN SOCIOPRENEURSHIP PEREMPUAN TROSO DALAM INDUSTRI TENUN BERKELANJUTAN JEPARA 2025-11-20T17:59:48-08:00 Muhammad Thoriq Zhafar [email protected] Muhammad Abdul Chaq [email protected] Tri Yuniningsih [email protected] <p style="font-weight: 400;">Industri tenun Troso menghadapi tantangan modernisasi, fluktuasi pasar, dan melemahnya regenerasi perajin, namun perempuan penenun justru menciptakan inovasi sosial yang memungkinkan tradisi tetap bertahan, kondisi ini melatarbelakangi penelitian tentang <em>Smart Weaving for Smart Economy</em>. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep <em>smart weaving</em> berbasis gender, mengkaji keberlanjutan ekonomi perempuan, memetakan kolaborasi pentahelix, dan mengidentifikasi strategi implementatif di Desa Troso. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa: (1) <em>Smart Weaving</em> terbentuk melalui pengetahuan lokal perempuan yang berperan sebagai aktor kunci desain, produksi, dan kurasi motif; (2) keberlanjutan ekonomi terbangun melalui sistem kerja fleksibel, regenerasi keterampilan informal, dan diversifikasi pendapatan perempuan; (3) ekosistem <em>pentahelix</em> pemerintah, komunitas, akademisi, media, dan masyarakat berkontribusi secara fungsional meski tidak terstruktur; dan (4) strategi implementasi meliputi penguatan kapasitas perempuan, pemasaran digital berteknologi rendah, dan kolaborasi komunitas untuk memperluas pasar. Penelitian menyimpulkan bahwa <em>Smart Weaving for Smart Economy</em> merupakan model <em>sociopreneurship</em> perempuan yang menghubungkan tradisi, inovasi, dan keberlanjutan ekonomi berbasis kearifan lokal.</p> <p style="font-weight: 400;">&nbsp;</p> 2026-01-12T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Thoriq Zhafar, Muhammad Abdul Chaq, Tri Yuniningsih http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/473 PENGARUH KETERAMPILAN SOSIAL DAN KEPERCAYAAN DIRI TERHADAP CYBERBULLYING REMAJA PENGGUNA TIKTOK 2025-11-23T15:10:41-08:00 eko syahputra [email protected] <p>Popularitas TikTok yang meningkat di kalangan remaja membawa peluang sekaligus tantangan, terutama terkait risiko perundungan siber.</p> <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh keterampilan sosial dan kepercayaan diri terhadap perilaku cyberbullying pada remaja pengguna TikTok di Karawang, Indonesia.</p> <p>Pendekatan kuantitatif eksplanatori digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan 270 remaja usia 13–19 tahun sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui instrumen yang telah tervalidasi mengenai cyberbullying, keterampilan sosial, dan kepercayaan diri, serta dianalisis menggunakan <em>Structural Equation Modeling</em> (SEM) dengan SmartPLS 4.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial dan kepercayaan diri berpengaruh negatif signifikan terhadap cyberbullying. Remaja dengan keterampilan sosial dan kepercayaan diri yang tinggi cenderung tidak terlibat dalam perilaku perundungan siber, baik sebagai pelaku maupun korban. Model menjelaskan 48% variansi perilaku cyberbullying dan memenuhi kriteria reliabilitas, validitas konvergen, serta validitas diskriminan.</p> <p>Temuan ini menekankan pentingnya pengembangan keterampilan sosial-emosional dan peningkatan kepercayaan diri dalam program sekolah dan literasi digital. Penguatan faktor protektif ini dapat mengurangi prevalensi perundungan siber di media sosial.</p> <p>Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variabel tambahan seperti pola asuh, kecerdasan emosional, atau iklim sekolah untuk menyusun model intervensi yang lebih komprehensif.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 eko syahputra http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/475 KAJIAN KEBERLANJUTAN TERHADAP IMPLEMENTASI PKM PENGUATAN KETAHANAN PANGAN MELALUI PERTANIAN TERPADU DI DESA MERTANI KABUPATEN LAMONGAN 2025-11-24T06:49:19-08:00 Aminatuzzuhro Aminatuzzuhro [email protected] Acmad Zaki Fadhil [email protected] Iqbal Dimas Saputra [email protected] Andika Andika [email protected] Dwiyana Anela Kurniasari [email protected] <p style="font-weight: 400;">Program Penguatan Ketahanan Pangan melalui Pertanian Terpadu pada Kelompok PKK Desa Mertani dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas perempuan desa dalam mengelola sumber pangan rumah tangga secara berkelanjutan. Kegiatan ini mengintegrasikan pelatihan hidroponik sistem Deep Flow Technique &nbsp;berbasis energi surya, pengolahan limbah organik menjadi eco-enzyme, serta pendampingan praktik budidaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat keberlanjutan program menggunakan pendekatan Sustainable Compass yang mencakup empat dimensi utama: Nature, Economy, Society, dan Wellbeing. Sebanyak 36 responden dilibatkan untuk memberikan penilaian berdasarkan indikator keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PKM memberikan dampak positif yang signifikan pada seluruh dimensi, dengan skor rata-rata: Nature (4.50), Economy (3.83), Society (4.75), dan Wellbeing (4.65). Dimensi Society memperoleh skor tertinggi yang menunjukkan adanya peningkatan kapasitas, partisipasi aktif, dan penguatan kelembagaan PKK. Dimensi Economy memperoleh skor terendah karena potensi pendapatan masih pada tahap awal. Secara umum, total skor rata-rata sebesar 4.43 menunjukkan bahwa program berada pada kategori “berkelanjutan.” Temuan ini menegaskan bahwa pertanian terpadu berbasis hidroponik dan eco-enzyme, jika dikombinasikan dengan pemberdayaan perempuan desa, mampu meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga sekaligus memperkuat keberlanjutan lingkungan, ekonomi, sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan replikasi model PKM ini ke desa lain dengan penguatan aspek ekonomi melalui pengembangan unit usaha berbasis hasil hidroponik dan eco-enzyme.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Dwiyana Anela Kurniasari, Aminatuzzuhro Aminatuzzuhro, Acmad Zaki Fadhil, Iqbal Dimas Saputra, Andika Andika http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/478 THE DYNAMICS OF TURN-TAKING STRATEGIES: A CASE STUDY FROM JAY SHETTY'S PODCAST 2025-11-24T08:45:59-08:00 Galuh Cahya [email protected] Shanty AYPS Duwila [email protected] Ari Astutuik [email protected] <p>Penelitian ini mengkaji fenomena penting komunikasi bahasa dengan menekankan signifikansi strategi bergantian berbicara dalam konteks digital podcast. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi bergantian berbicara menggunakan kerangka teoritis Stenström. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan data diperoleh dari episode podcast Jay Shetty berjudul “Selena Gomez &amp; Benny Blanco EXCLUSIVE: How Benny Taught Me to Trust Again,” yang bersumber dari YouTube. Prosedur pengumpulan data mengikuti empat tahap utama. Pertama, episode podcast ditonton dan diunduh. Kedua, transkrip episode diunduh. Ketiga, transkrip menjalani proses validasi untuk memastikan keakuratannya. Akhirnya, transkrip yang telah diverifikasi digunakan sebagai data utama untuk analisis. Analisis data melibatkan menonton ulang podcast dan membaca transkrip, mengkategorikan ucapan berdasarkan strategi bergantian giliran bicara Stenström, memverifikasi kelengkapan transkrip, dan menarik kesimpulan melalui pemeriksaan detail. Temuan studi ini menemukan total 30 data strategi bergantian giliran, di antaranya 23 data bergantian giliran, yang meliputi: memulai (7 data), mengambil alih (13 data), dan menginterupsi (3 data), mempertahankan giliran (4 data), dan menyerahkan giliran (3 data). </p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Galuh Cahya, Shanty AYPS Duwila, Ari Astutuik http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/484 STRATEGI PENGEMBANGAN MEDIA SOSIAL BAGI UMKM PEREMPUAN DI KALANGAN GEN Z 2025-11-25T02:16:30-08:00 DEVINA DWI RAMADHANI [email protected] Dwi Lesno Panglipursari [email protected] <p>&nbsp;</p> <p class="s13"><span class="s12">Adanya teknologi digital saat ini membawa perubahan besar dalam kehidupan termasuk di bidang kewirausahaan. Kita bisa mengakses teknologi dimana dan kapan saja, sehingga perkembangan pada era masa kini khususnya UMKM yang berperan penting dalam perputaran ekonomi di Indonesia, dan bisa berdampak baik dalam upaya tenaga ahli &nbsp;untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan,&nbsp;perempuan gen Z memiliki potensi cukup kuat untuk berperan aktif dalam dunia kewirausahaan. Generasi gen Z perempuan mampu bersaing dan memiliki keunggulan dalam kreativitas ide konten konten yang sangat menarik. Hal iniyang menjadi peluang besar bagi para perempuan gen Z untuk berkembang UMKM berbasis digital, seperti bisnis &nbsp;kecantikan,kuliner,fashion,dan lain lain. Tidak hanya mendapatkan income saja ,tetapi juga berperan baik mendorong ekonomi perempuan di Indonesia.&nbsp;P entingnya meganalisis pemanfaatan digital yang telah dilakukan perempuan di kalangan gen Z sebagai &nbsp;pelaku UMKM, serta cara bijak untuk menggunakan teknologi dalam meningkatkan daya saing dan perkembangan ekonomi mereka di tengah persaingan dunia semakin ketat.</span></p> <p class="s13"><span class="s4">Kata kunci </span><span class="s14">T</span><span class="s12">eknologi_digital, Perempuan_generasi_Z </span>,P<span class="s12">elaku_UMKM</span></p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 DEVINA DWI RAMADHANI, Dwi Lesno Panglipursari http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/487 P PERAN IBU RUMAH TANGGA DALAM KEBERLANJUTAN BANK SAMPAH DAN PENGELOLAAN SAMPAH TERPADU 2025-11-24T18:58:22-08:00 Meirinda Eka Putri Cahya Kaloke [email protected] M. Hasan Abdullah [email protected] <p>Bank Sampah ini merupakan strategi pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang mengedepankan prinsip 3R <em>(Reduce, Reuse, Recycle).</em> Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ibu rumah tangga dalam mendukung keberlanjutan bank sampah di Desa Glagaharum Kecamatan Porong Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa peran ibu rumah tangga sangat penting sebagai penggerak utama dalam pemilahan sampah rumah tangga, pendidikan keluarga, dan konsistensi dalam menabung sampah. Keberlanjutan bank sampah sangat dipengaruhi oleh partisipasi aktif ibu rumah tangga baik dalam aspek operasional maupun edukasi lingkungan. Faktor pendukungnya antara lain dukungan pemerintah desa, motivasi ekonomi melalui penghematan sampah, dan meningkatnya kesadaran lingkungan, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu, kurangnya fasilitas, dan tidak konsistennya partisipasi warga. Studi ini menyoroti peran strategis ibu rumah tangga dalam menjaga keberlanjutan bank sampah, menyarankan perlunya peningkatan kapasitas melalui pelatihan, dukungan pemerintah dalam bentuk fasilitas dan insentif, serta penguatan jaringan antar bank sampah untuk memperluas dampak positif terhadap lingkungan dan masyarakat.</p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Meirinda Eka Putri Cahya Kaloke, M. Hasan Abdullah http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/490 ANOTASI PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NO. 149/PUU-XXIII/2025: MENILAI DEFISIENSI WARNA SEBAGAI ISU KONSTITUSIONAL 2025-11-25T08:25:35-08:00 suwarno abadi [email protected] Sofia Sofia [email protected] <p>Putusan Mahkamah Konstitusi No. 149/PUU-XXIII/2025 menghadirkan kembali perdebatan mengenai batas kewenangan hakim konstitusi ketika berhadapan dengan persoalan teknis yang berdampak pada kelompok rentan. Permohonan yang diajukan penyandang defisiensi warna untuk menafsir ulang definisi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) pada dasarnya tidak hanya menyentuh aspek keselamatan lalu lintas, tetapi juga persoalan kesetaraan dan aksesibilitas yang dijamin oleh konstitusi. Namun Mahkamah memilih untuk tidak mengabulkan permohonan tersebut. Artikel ini menelaah alasan Mahkamah melalui pendekatan yuridis normatif dan membacanya dalam kerangka pemikiran Suwarno Abadi tentang <em>judicial restraint</em>, fungsi MK sebagai <em>negative legislator</em>, serta batas diskresi hakim. Dalam dua artikelnya, Abadi menekankan perlunya kehati-hatian hakim agar tidak mengambil alih peran pembentuk undang-undang, terutama ketika persoalan yang diuji lebih tepat diselesaikan melalui kebijakan teknis. Analisis ini menemukan bahwa keputusan Mahkamah sejalan dengan gagasan tersebut: meskipun menyadari adanya hambatan yang dialami penyandang defisiensi warna, Mahkamah menilai bahwa ketentuan APILL tidak cukup menimbulkan pelanggaran konstitusional untuk memaksa penafsiran baru. Putusan ini sekaligus memberi pesan penting kepada pembuat kebijakan untuk memperbaiki standar APILL agar lebih inklusif, tanpa menjadikan Mahkamah keluar dari koridor kewenangannya.</p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 suwarno abadi, Sofia Sofia http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/494 LITERASI BUDAYA DIGITAL DAN ETIKA DIGITAL : DAMPAKNYA TERHADAP INKLUSI KEUANGAN KOPERASI WANITA 2025-12-04T04:05:36-08:00 Dr. Dwi Lesno Panglipursari, SE,MM [email protected] Trisa Indrawati [email protected] Ade Maulina Syifani [email protected] Widad Azahiyah [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan untuk menilai kondisi literasi budaya digital dan literasi etika digital pada koperasi wanita di Kota Surabaya serta menganalisis implikasinya terhadap inklusi keuangan digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kepada anggota koperasi wanita, kemudian dianalisis menggunakan teknik statistik inferensial, dengan software Smart PLS 3.0. Jumlah sampel sebanyak 107 anggota koperasi wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman anggota terhadap literasi budaya digital, literasi etika digital, dan inklusi keuangan tergolong baik dan menjadi modal penting bagi koperasi dalam mengadopsi layanan keuangan digital. Literasi budaya digital dan literasi etika digital berpengaruh positif signifikan terhadap inklusi keuangan. Namun, literasi etika digital tidak berfungsi sebagai variabel moderasi yang mampu memperkuat maupun memperlemah pengaruh literasi budaya digital terhadap inklusi keuangan. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan literasi digital secara langsung dan berkelanjutan untuk mendorong transformasi digital koperasi wanita di Surabaya.</p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Dr. Dwi Lesno Panglipursari, SE,MM, Trisa Indrawati, Ade Maulina Syifani, Widad Azahiyah http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/497 OPTIMASI PENURUNAN KADAR FFA LIMBAH MINYAK JELANTAH SEBAGAI BAHAN BIODIESEL PADA PROSES ESTERIFIKASI 2025-11-25T17:36:43-08:00 Giovanni Firmansyah Putra [email protected] M. Hasan Abdullah [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan mengoptimasi proses esterifikasi asam pada minyak jelantah (waste cooking oil, WCO) untuk menurunkan kadar free fatty acid (FFA) sebagai tahap pretreatment sebelum transesterifikasi basa pada produksi biodiesel. Metode response surface methodology dengan central composite design (RSM–CCD) digunakan untuk mengkaji pengaruh gabungan rasio molar metanol:minyak (6–13), konsentrasi katalis H₂SO₄ (1–3% b/v), suhu reaksi (40–65 °C), waktu reaksi (30–90 menit), dan kecepatan pengadukan (300–700 rpm) terhadap penurunan FFA. Kadar FFA awal minyak jelantah sebesar 3,75%, sedangkan hasil percobaan menunjukkan FFA akhir berada pada rentang 1,74–22,83%. Plot kontur dan permukaan memperlihatkan bahwa penggunaan katalis pada level moderat dengan suhu tinggi dan rasio molar yang memadai menghasilkan penurunan FFA terbesar, dengan interaksi yang kuat antara rasio molar dan suhu. Hasil response optimization memberikan kondisi optimum pada rasio molar 13,242, konsentrasi katalis 1,323%, suhu 65 °C, waktu reaksi 17,58 menit, dan kecepatan pengadukan 700 rpm, di mana model memprediksi FFA mendekati nol. Kondisi tersebut direkomendasikan sebagai pretreatment esterifikasi yang efisien untuk minyak jelantah, dengan perlunya validasi eksperimen lanjutan di sekitar titik optimum.</p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Giovanni Firmansyah Putra, M. Hasan Abdullah http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/417 HUBUNGAN ANTARA SOCIAL COMPARISON DENGAN SELF CONFIDENCE PADA MAHASISWA PENGGUNA INSTAGRAM 2025-11-24T04:41:05-08:00 Umaya Zunainatul Adha [email protected] Airiya Fara Dilla [email protected] George Johanis Daulima [email protected] Ade Wulan Dwi Kriscahyani [email protected] Firsty Oktaria Grahani [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara <em>social comparison</em> (perbandingan sosial) dan <em>self confidence </em>(kepercayaan diri) pada mahasiswa pengguna media sosial Instagram. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 67 mahasiswa aktif yang menggunakan Instagram secara aktif. Instrumen yang digunakan terdiri dari dua skala, yaitu skala <em>social comparison</em> dan <em>skala self confidence</em>. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa sebagian besar item pada kedua skala dinyatakan valid, meskipun beberapa item teridentifikasi tidak valid dan telah dieliminasi. Uji reliabilitas pada skala <em>self confidence</em> menunjukkan hasil yang tinggi dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,878, sedangkan pada skala social comparison menunjukkan reliabilitas rendah, yaitu 0,258, yang diduga disebabkan oleh ketidakjelasan redaksi item dan ketidakkonsistenan dalam pengisian jawaban oleh responden. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal, dan uji korelasi Pearson memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,223 (p &lt; 0,05) yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara <em>social comparison</em> dan <em>self confidence</em>. Namun, kekuatan hubungan tergolong lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi seseorang melakukan perbandingan sosial di Instagram, terdapat kecenderungan peningkatan kepercayaan diri, meskipun tidak secara kuat.</p> 2026-01-02T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Umaya Zunainatul Adha, Airiya Fara Dilla, George Johanis Daulima, Ade Wulan Dwi Kriscahyani, Firsty Oktaria Grahani http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/420 GREEN SOCIOPRENEURSHIP INKLUSIF: PERAN PEREMPUAN SEBAGAI FOUNDER DALAM BISNIS UMKM 2025-11-24T03:43:57-08:00 Chrisma Virawanti [email protected] Tri Siwi Agustina [email protected] <p>Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, termasuk di Jawa Timur di mana banyak UMKM dikelola oleh perempuan, salah satunya melalui wadah Persit. Meski potensinya signifikan, mayoritas UMKM perempuan belum sepenuhnya mengadopsi praktik <em>green sociopreneurship</em>, padahal konsep <em>green sociopreneurship</em> menekankan keseimbangan antara keuntungan, kepedulian sosial, dan kelestarian lingkungan. Hambatan yang dihadapi perempuan founder mencakup keterbatasan modal, literasi digital yang rendah, minimnya dukungan teknologi ramah lingkungan, hingga beban ganda domestik, yang menunjukkan adanya pengaruh struktur patriarki terhadap akses sumber daya. Dengan menggunakan perspektif feminisme ekologis, pengalaman perempuan dalam membangun UMKM hijau dipahami sebagai bentuk perlawanan terhadap eksploitasi kapitalistik sekaligus perjuangan untuk keadilan sosial-ekologis. Hasil penelitian pada perempuan founder Persit menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha, tetapi juga agen perubahan sosial melalui praktik ramah lingkungan seperti bank sampah, kerajinan daur ulang, dan kuliner sehat dengan kemasan ramah lingkungan. Strategi yang diterapkan mencakup kolaborasi komunitas, membangun jejaring dengan pemerintah dan swasta, hingga edukasi konsumen, yang sejalan dengan model green entrepreneurship berbasis co-creation. Dengan demikian, praktik kewirausahaan hijau yang dijalankan perempuan founder Persit membuktikan bahwa UMKM dapat menjadi instrumen transformasi menuju ekonomi berkelanjutan, meski membutuhkan dukungan kebijakan afirmatif, akses permodalan, serta penguatan jaringan lintas sektor agar peran perempuan semakin strategis dalam menciptakan UMKM yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.</p> <p><strong>Kata kunci:</strong> <em>Green Sociopreneurship</em>, Feminisme Ekologis, UMKM</p> 2026-01-12T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Chrisma Virawanti, Tri Siwi Agustina http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/422 PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI PADA SISWA PEREMPUAN 2025-11-24T04:59:02-08:00 Ni Iluh Ketut Santi [email protected] Anjhalie Ndoro Sakti Putri Rusdianto [email protected] Firsty Oktaria Grahani [email protected] <p>Kepercayaan diri merupakan aspek psikologis yang esensial bagi setiap individu, kepercayaan diri ini mencerminkan keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam menghadapi tantangan dan meraih tujuan hidup. Kepercayaan diri ini juga merupakan aspek yang penting pada masa remaja karena masa remaja merupakan fase transisi dari anak-anak menuju dewasa. Dalam era digital saat ini, media sosial khususnya instagran telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja. Meskipun media sosial memberikan ruang bagi ekspresi diri dan sosialisasi, juga dapat menimbulkan tekanan psikologis melalui mekanisme perbandingan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media sosial khususnya instagram terhadap kepercayaan diri remaja perempuan dan apakah intensitas penggunaan media sosial instagram juga berpengaruh terhadap kepercayaan diri remaja perempuan di SMA Negeri 1 Menganti. Hasil dari penelitian ini adalah media sosial instagram berpengaruh terhadap kepercayaan diri remaja SMA Negeri 1 Menganti walaupun banyak faktor-faktor lain juga yang dapat mempengaruhi kepercayaan diri remaja.</p> 2026-01-02T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Ni Iluh Ketut Santi, Anjhalie Ndoro Sakti Putri Rusdianto, Firsty Oktaria Grahani http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/425 DARI BONUS DEMOGRAFI MENUJU TANTANGAN PENUAAN: RELEVANSI DAYCARE LANSIA DALAM PEMBANGUNAN SOSIAL 2025-11-24T04:15:49-08:00 Heru Dwi Herbowo [email protected] <p>Indonesia sedang mengalami transisi demografi dari periode bonus demografi menuju struktur populasi yang menua. Fenomena ini menimbulkan tantangan baru dalam sistem pembangunan sosial, khususnya dalam penyediaan layanan kesejahteraan bagi lansia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi daycare lansia sebagai model intervensi kesejahteraan sosial dalam menghadapi tantangan penuaan populasi di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber meliputi jurnal nasional dan internasional, buku, penelitian akademik, serta data survei dari lembaga kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daycare lansia memiliki relevansi signifikan dalam pembangunan sosial melalui empat dimensi utama: peningkatan kualitas hidup lansia, pemberdayaan keluarga dan caregiver, kontribusi ekonomi produktif, serta penguatan sistem perlindungan sosial berbasis komunitas. Daycare lansia berperan sebagai solusi antara dalam mengisi kesenjangan antara perawatan institusional penuh (panti) dan perawatan keluarga tradisional. Model ini efektif dalam mempertahankan lansia di lingkungan komunitas sambil memberikan layanan profesional yang dibutuhkan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kebijakan daycare lansia yang terintegrasi dalam sistem jaminan sosial nasional, penguatan kapasitas pekerja sosial dan tenaga profesional, serta pembangunan infrastruktur daycare yang aksesibel dan inklusif.</p> 2026-01-02T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Heru Dwi Herbowo http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/428 INTEGRASI ECOFEMINISME DALAM INOVASI BISNIS SOSIAL: PENGEMBANGAN BANK SAMPAH SEBAGAI MODEL EKONOMI KOMUNITAS 2025-11-24T04:24:19-08:00 Rizca Yunike Putri [email protected] Mandra Nur Alia [email protected] Heru Dwi Herbowo [email protected] Anggun Citra Devi [email protected] Intan Nurwahyuni [email protected] Hanny Indiska Setya [email protected] <p>Pengelolaan sampah di perkotaan masih menghadapi tantangan, terutama terkait keterbatasan model bisnis bank sampah yang cenderung hanya berfokus pada transaksi jual beli sampah anorganik. Padahal, bank sampah berpotensi menjadi ruang inovasi bisnis sosial yang tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap kesetaraan gender dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi perspektif ecofeminisme dalam pengembangan model bisnis sosial berbasis bank sampah, dengan studi kasus Bank Sampah Amerta Jaya di Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan Community-Based Research (CBR) dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi partisipatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi bisnis melalui diversifikasi produk—seperti pembuatan kompos dan budidaya maggot—berhasil meningkatkan nilai tambah ekonomi, dengan peningkatan kapasitas produksi kompos sebesar 50% dan pendapatan tambahan dari maggot kering hingga Rp35.000/kg. Dari aspek sosial, terjadi peningkatan kesadaran kesetaraan gender sebesar 88%, serta keterlibatan perempuan dalam aspek manajerial dan pengambilan keputusan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi ecofeminisme dalam inovasi bisnis sosial bank sampah mampu memperkuat peran perempuan, menciptakan ruang aman komunitas, serta mendukung ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Model ini dapat direplikasi sebagai praktik kewirausahaan sosial yang inklusif, berkeadilan gender, dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Rizca Yunike Putri, Mandra Nur Alia, Heru Dwi Herbowo, Anggun Citra Devi, Intan Nurwahyuni, Hanny Indiska Setya http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/432 SOCIOPRENEURSHIP INKLUSIF: PERAN OJOL PEREMPUAN DALAM PEMBERDAYAAN KEMANDIRIAN EKONOMI 2025-11-24T05:29:11-08:00 Alifvia Chairunnisa Setiawan [email protected] <p>Transformasi ekonomi digital di Indonesia mendorong partisipasi perempuan dalam sektor gig economy, salah satunya sebagai pengemudi ojek online (ojol). Fenomena ini mencerminkan perubahan sosial dan ekonomi yang signifikan, di mana perempuan tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga aktor dalam gerakan sociopreneurship inklusif berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ojol perempuan dalam pemberdayaan ekonomi dan kontribusinya terhadap pembangunan sosial yang berkeadilan gender. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan <em data-start="1942" data-end="1960">library research</em> melalui analisis literatur dan kebijakan nasional periode 2015–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan ojol berperan sebagai agen perubahan sosial dengan memanfaatkan teknologi digital untuk mencapai kemandirian finansial, memperkuat solidaritas komunitas, serta menantang norma patriarki di ruang publik. Namun, mereka masih menghadapi hambatan berupa bias algoritmik, risiko keamanan, dan kurangnya kebijakan yang responsif gender. Secara konseptual, peran mereka selaras dengan teori pemberdayaan perempuan (Kabeer, 1999) dan <em data-start="2501" data-end="2519">sociopreneurship</em> (Dees, 1998) yang menekankan penciptaan nilai sosial melalui inovasi. Penelitian ini menegaskan bahwa dukungan kebijakan, literasi digital, dan perlindungan sosial menjadi kunci untuk memperkuat peran perempuan ojol dalam pembangunan ekonomi inklusif di Indonesia.</p> 2026-01-12T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Alifvia Chairunnisa Setiawan http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/434 GENDER INEQUALITY IN BARBIE FILM 2025-11-24T05:42:26-08:00 Apliana Eliska [email protected] Yulis Setyowati [email protected] Yeni Probowati [email protected] <p><em>Penelitian ini membahas bagaimana ketidaksetaraan gender digambarkan dalam film Barbie (2023) , serta bagaimana karakter utama, Barbie, menghadapi dan berjuang melawan kondisi tersebut. Di Barbie Land, perempuan memiliki peran dominan dan kebebasan penuh, namun situasinya berubah drastis ketika Barbie memasuki dunia nyata dan dihadapkan pada sistem sosial patriarki yang meminggirkan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori ketidaksetaraan gender dari Judith Lorber sebagai dasar analisis. Data diperoleh melalui analisis adegan, dialog, dan interaksi karakter dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barbie mengalami ketidaksetaraan berupa pelecehan visual, pengabaian keterampilan kepemimpinannya, dan tekanan sosial yang tidak seimbang. Perlawanan Barbie terhadap ketidaksetaraan ini dimanifestasikan melalui keberaniannya dalam mengungkapkan pendapat, menghadapi stigma, dan membentuk identitasnya secara keseluruhan. Film ini menyampaikan pesan yang kuat tentang pentingnya kesetaraan gender dan perlunya melawan norma-norma sosial yang membatasi perempuan.</em></p> 2026-01-12T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Apliana Eliska, Yulis Setyowati, Yeni Probowati http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/437 HUBUNGAN ANTARA KUALITAS TIDUR DENGAN KONSENTRASI BELAJAR MAHASISWA BEKERJA PADA MAHASISWA UWP 2025-12-04T04:01:09-08:00 Yusi Nur Asri [email protected] Elsa Billa Maslihatu Zulva [email protected] Raniah Qottrunada [email protected] Dyanita Agus Rukmana [email protected] Firsty Oktaria Grahani [email protected] <p>Fenomena buruknya kualitas tidur pada mahasiswa menjadi isu serius yang berdampak pada performa akademik, khususnya konsentrasi belajar. Penelitian ini bertujuan meneliti hubungan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar pada mahasiswa bekerja di Universitas Wijaya Putra Surabaya, kelompok dengan beban ganda kuliah dan pekerjaan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan instrumen <em>Pittsburgh Sleep Quality Index</em> (PSQI) dan kuesioner konsentrasi belajar. Sampel penelitian berjumlah 91 mahasiswa bekerja yang dipilih melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai r = -0,158 dengan p = 0,135, yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan konsentrasi belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa konsentrasi mahasiswa bekerja tidak hanya dipengaruhi kualitas tidur, tetapi juga faktor lain seperti motivasi, strategi belajar, dan lingkungan akademik. Inovasi penelitian ini terletak pada fokusnya pada mahasiswa bekerja sebagai fenomena humaniora modern serta implikasinya terhadap kebijakan kampus, yaitu perlunya kurikulum fleksibel, dukungan konseling, dan program manajemen waktu yang adaptif. Simpulan penelitian menegaskan pentingnya perspektif holistik dalam memahami konsentrasi belajar. Saran bagi penelitian selanjutnya adalah mengkaji variabel tambahan agar tercipta strategi inovatif yang lebih komprehensif dalam mendukung mahasiswa bekerja.</p> 2026-01-02T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Yusi Nur Asri, Elsa Billa Maslihatu Zulva, Raniah Qottrunada, Dyanita Agus Rukmana, Firsty Oktaria Grahani http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/441 KOMITMEN ORGANISASI: STUDI PERBANDINGAN PADA PEKERJA MILENIAL DAN GEN Z 2025-11-07T08:30:37-08:00 Aisyah Ratnaningtyas [email protected] Pradita Divagitari Nuryanto [email protected] <p>Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan menuntut organisasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan operasionalnya. Sumber daya manusia (SDM) berperan sebagai faktor kunci dalam mencapai tujuan organisasi, sehingga komitmen organisasi menjadi aspek penting dalam menjaga keberlanjutan tenaga kerja. Tingkat komitmen organisasi yang tinggi terbukti mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat retensi karyawan, serta menekan angka turnover. Namun demikian, fenomena meningkatnya angka pengunduran diri massal di kalangan Generasi Z dan Generasi Milenial menunjukkan tantangan baru bagi organisasi. Data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa kelompok usia 15–24 tahun memiliki tingkat mobilitas kerja tinggi yang dipengaruhi oleh ketidakcocokan lingkungan kerja dan ketidakpuasan terhadap kompensasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan komitmen organisasi antara Generasi Z dan Generasi Milenial dengan melibatkan 100 responden. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig. 2-tailed sebesar 0,294, yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan dalam komitmen organisasi antara kedua generasi tersebut, sehingga hipotesis penelitian ditolak. Berdasarkan analisis Z-score memperlihatkan bahwa pada Generasi Z, dimensi dominan adalah <em>Normative Commitment</em> (20%), sedangkan pada Generasi Milenial dimensi yang lebih menonjol adalah <em>Continuance Commitment</em> (23%), yang mengindikasikan bahwa generasi ini lebih mempertimbangkan dampak jangka panjang sebelum memutuskan untuk meninggalkan organisasi.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Aisyah Ratnaningtyas, Pradita Divagitari Nuryanto http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/443 ANALISIS PENGARUH MODAL SOSIAL TERHADAP KEBERLANJUTAN KELOMPOK TANI WETHAN KELURAHAN BANJARSUGIHAN KOTA SURABAYA 2025-11-20T06:02:49-08:00 Sumarningsih Sumarningsih [email protected] Dwiyana Anela Kurniasari [email protected] <p>Modal sosial terdiri dari kepercayaan, norma, dan jaringan yang mendorong kerjasama dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Dalam kelompok tani, modal sosial menjadi unsur penting yang memengaruhi produktivitas dan keberlanjutan kegiatan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh modal sosial terhadap keberlanjutan Kelompok Tani Wethan di Kelurahan Banjarsugihan, Kota Surabaya. Secara khusus, penelitian ini mengkaji kondisi sosial ekonomi kelompok, tipologi modal sosial yang diterapkan, pengaruh modal sosial terhadap keberlanjutan kelompok, serta unsur modal sosial yang paling dominan. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) melalui wawancara, wawancara mendalam, dan penyebaran kuesioner. Data kualitatif dianalisis secara tematik, sedangkan data kuantitatif diolah menggunakan SPSS 25. Hasil regresi linier sederhana menunjukkan bahwa jaringan sosial dan norma sosial berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan kelompok, sementara kepercayaan tidak signifikan. Pada regresi linier berganda, hanya norma sosial yang terbukti signifikan dengan nilai β = 0,472 dan sig. = 0,024. Nilai Adjusted R² sebesar 0,308 mengindikasikan bahwa modal sosial mampu menjelaskan 30,8% variasi keberlanjutan kelompok. Secara keseluruhan, temuan ini menunjukkan bahwa norma sosial merupakan elemen dominan dalam mendukung keberlanjutan kelompok tani, sedangkan jaringan sosial tetap relevan namun kepercayaan belum memberikan pengaruh signifikan.</p> <p>&nbsp;</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Sumarningsih Sumarningsih, Dwiyana Anela Kurniasari http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/445 EFEKTIVITAS PROGRAM RAPBK SEBAGAI STRATEGI PENGURANGAN KEMISKINAN BERBASIS INOVASI INLUSIF GENDER DAN SOCIOPRENEURSHIP DI KOTA SURABAYA 2025-11-20T10:55:03-08:00 NUR HOLIFAH [email protected] Novita Maulida Ikmal [email protected] Denny Iswanto [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Program Rumah Anak Prestasi Berkebutuhan Khusus di Kota Surabaya sebagai strategi pengurangan kemiskinan berbasis inovasi inklusif gender dan penguatan sociopreneurship keluarga anak berkebutuhan khusus (ABK). Menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen, penelitian melibatkan pengelola program dari Dinas Sosial Surabaya, keluarga peserta (baik peserta lama maupun baru), anak ABK, serta pemangku kepentingan lintas sektor dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan pemerintah kecamatan. Analisis berdasarkan teori efektivitas program Budiani (2007), yang mencakup ketepatan sasaran, sosialisasi program, pencapaian tujuan, dan pemantauan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini tidak hanya tepat sasaran dan mampu meningkatkan kapasitas serta pendapatan keluarga melalui pelatihan keterampilan, tetapi juga berhasil menciptakan model sociopreneurship inklusif yang mengintegrasikan peran gender, khususnya pemberdayaan ibu sebagai aktor ekonomi produktif dan pendamping utama anak. Dampak ekonomi yang dihasilkan, termasuk peningkatan pendapatan keluarga hingga Rp500.000–Rp1.500.000 per bulan dari penjualan karya ABK, memperkuat kontribusi program dalam pengentasan kemiskinan berbasis kreativitas dan kolaborasi sosial. Meskipun demikian, masih diperlukan penguatan pemasaran, koordinasi lintas dinas, integrasi gender dalam perencanaan, serta perluasan jangkauan program agar model pemberdayaan ini semakin berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah perkotaan lainnya.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 NUR HOLIFAH, Novita Maulida Ikmal, Denny Iswanto http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/448 KEBANGKITAN PEREMPUAN JAWA TENGAH: GERAKAN WANITA SEJAHTERA DALAM KACAMATA STRATEGIC TRIANGLE MODEL 2025-11-24T03:30:38-08:00 Rifka Nafila [email protected] Hamidah Kurniawati [email protected] Mukhasanah Mukhasanah [email protected] Tri Yuniningsih [email protected] <p>Peran perempuan masih termarjinal dalam arena kepemimpinan nasional. Hal ini secara jelas dilihat dari proporsi peran perempuan yang jauh lebih rendah dibandingkan laki-laki dalam posisi strategis di Indonesia, khususnya dalam bisnis dan pemerintahan. Dalam rangka memperjuangkan inklusifitas perempuan dalam peran-peran strategis, terdapat Organisasi Gerakan Wanita Sejahtera (GWS) yang beroperasi aktif salah satunya di Jawa Tengah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis <em>public value </em>dari Gerakan Wanita Sejahtera untuk kebangkitan perempuan Jawa Tengah baik dalam politik dan ekonomi. Penelitian dilakukan dengan eksplorasi data sekunder dengan kriteria analisis menggunakan <em>triagle strategic model </em>oleh Moore (1995). Hasil menunjukkan bahwa nilai kepublikan dari GWS Jateng lebih dirasakan pada sektor ekonomi dibandingkan sektor politik. Oleh karena itu GWS diharapkan untuk meningkatkan pelatihan kader perempuan dan membangun inkubator politisi perempuan Jawa Tengah.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Rifka Nafila, Hamidah Kurniawati, Mukhasanah Mukhasanah, Tri Yuniningsih http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/453 INOVASI INKLUSIF GENDER DALAM PROJECT-BASED LEARNING UNTUK MENGEMBANGKAN KOMPETENSI PSIKOLOGIS SOCIOPRENEURSHIP MAHASISWI TINJAUAN LITERATUR 2025-11-20T17:19:53-08:00 I’in Khalimatus Sa’diyah [email protected] Aini Nadhifah Purnamasari [email protected] Fahrudin Yusuf [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas <em>Project-Based Learning</em> (PjBL) berbasis inovasi inklusif gender melalui program Financial Literacy for Girls dalam mengembangkan kompetensi psikologis <em>sociopreneurship</em> mahasiswa memlaui penelitian <em>literature review</em>. Menggunakan metode literature review sistematis, penelitian menelaah berbagai artikel nasional dan internasional dalam rentang 2015–2025 dengan fokus pada pendidikan gender, literasi keuangan perempuan, pembelajaran berbasis proyek, dan pengembangan sociopreneurship. Hasil telaah menunjukkan bahwa PBL yang dirancang dengan perspektif inklusif gender mampu meningkatkan <em>self-efficacy</em>, empati sosial, <em>problem-solving</em>, kreativitas, dan orientasi pemberdayaan—karakter utama kompetensi psikologis <em>sociopreneurship</em>. Pembelajaran literasi keuangan untuk perempuan terbukti memperkuat financial agency, kesadaran kritis terhadap ketidaksetaraan ekonomi gender, serta mendorong mahasiswa merancang solusi bisnis sosial yang responsif gender seperti model UMKM berbasis komunitas, layanan edukasi keuangan perempuan, dan inovasi pemberdayaan ekonomi keluarga. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi PBL dan <em>Financial Literacy for Girls</em> menjadi pendekatan strategis dalam membentuk sociopreneur muda yang tidak hanya kompeten secara bisnis, tetapi juga sensitif terhadap isu keadilan sosial dan gender. Penelitian merekomendasikan pengembangan kurikulum berbasis gender-inclusive entrepreneurship dan implementasi proyek nyata yang melibatkan komunitas perempuan sebagai laboratorium belajar sosial.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 I’in Khalimatus Sa’diyah, Aini Nadhifah Purnamasari, Fahrudin Yusuf http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/455 DESAIN KEBIJAKAN RANTAI PASOK SOSIAL YANG INKLUSIF GENDER: INOVASI UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN EKONOMI PEREMPUAN 2025-12-08T11:31:10-08:00 Luluk Fauziah [email protected] Mashudi Mashudi [email protected] Anafil Windriya [email protected] <p>Ketidaksetaraan gender dalam rantai pasok sosial masih menjadi persoalan mendasar<br>yang menghambat kontribusi ekonomi perempuan secara optimal, terutama dalam sektor-<br>sektor berbasis komunitas dan UMKM. Meskipun peran perempuan sangat signifikan dalam<br>tahapan produksi, pengolahan, dan jasa berbasis komunitas, mereka tetap berada pada<br>posisi yang kurang menguntungkan akibat terbatasnya akses terhadap sumber daya,<br>informasi pasar, teknologi, serta keterlibatan dalam pengambilan keputusan strategis.<br>Kondisi ini memperkuat ketimpangan struktural gender dan menegaskan perlunya<br>kebijakan yang inovatif dan responsif terhadap pengalaman serta kebutuhan perempuan.<br>Berdasarkan konteks tersebut, penelitian ini dilakukan untuk merumuskan desain kebijakan<br>rantai pasok sosial yang inklusif gender sebagai solusi inovatif dalam meningkatkan<br>kesejahteraan ekonomi perempuan.<br>Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif<br>eksploratif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan perempuan pelaku<br>usaha, pemangku kepentingan daerah, pendamping UMKM, dan lembaga terkait, serta<br>ditunjang oleh observasi lapangan dan analisis dokumen kebijakan. Teknik analisis<br>menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data,<br>penyajian data, dan penarikan kesimpulan.<br>Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan masih menghadapi hambatan<br>struktural berupa beban kerja ganda, keterbatasan akses permodalan, minimnya literasi<br>digital, dan rendahnya posisi tawar dalam jaringan rantai pasok. Selain itu, kebijakan yang<br>tersedia belum terintegrasi secara komprehensif sehingga belum mampu menjawab<br>ketimpangan gender yang ada. Penelitian ini menemukan bahwa desain kebijakan yang<br>inklusif gender harus mencakup inovasi proses, digitalisasi rantai pasok, perluasan akses<br>pembiayaan ramah perempuan, penguatan kapasitas, serta peningkatan partisipasi<br>perempuan dalam tata kelola rantai pasok. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan<br>bahwa kebijakan rantai pasok sosial yang dirancang secara inklusif dan inovatif dapat<br>mendorong pemberdayaan perempuan, meningkatkan produktivitas ekonomi, dan<br>memperkuat ketahanan ekonomi komunitas secara berkelanjutan</p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Luluk Fauziah, Mashudi Mashudi, Anafil Windriya http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/458 IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN RESPONSIF GENDER BAGI PEKERJA MIGRAN DI LTSA KABUPATEN BLITAR 2025-11-20T16:42:35-08:00 Novita Maulida Ikmal [email protected] Nur Holifah [email protected] Indriastuti Indriastuti [email protected] Nailda Adinda [email protected] <p>Kebijakan responsif gender di Indonesia khususnya lembaga negara masih menghadapi berbagai tantangan yang kompleks dan sistemik. Hal utama yang menjadi permasalahan yaitu banyaknya jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Indonesia, meningkatnya jumlah kasus Pekerja Migran di Luar Negeri. Penelitian ini bertujuan melihat bagaimana kebijakan pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada pekerja migran. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kebijakan perlindungan yang responsif gender bagi pekerja imigran. Kebijakan tersebut berupa program MRC dimana program tersebut merupakan layanan konseling dan bantuan hukum bagi pekerja migran indonesia asal blitar. Program MRC merupakan program CSR ILO yang di implementasikan ke beberapa daerah salah satunya adalah Kabupaten Blitar. Meskipun program MRC sudah berakhir pada tahun 2023, namun kebijakan perlindungan masih tetap ada yang dilanjutkan oleh BP2MI. BP2MI berfungsi membantu pekerja migran mulai dari pendaftaran hingga penempatan lokasi kerja di luar negeri. Kebijakan ini sangat membantu pekerja migran dalam memilih pekerjaan, namun dalam sistem monitoring belum dapat dikatakan maksimal.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Novita Maulida Ikmal, Nur Holifah, Indriastuti Indriastuti, Nailda Adinda http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/463 KESEMPATAN DAN DUKUNGAN TERHADAP PEKERJA PEREMPUAN: UPAYA MEWUJUDKAN KESETARAAN GENDER DI INDUSTRI LOGISTIK 2025-11-20T17:46:25-08:00 Happy Aimar Lispriyanti [email protected] Nur Fadila [email protected] Geulies Sayyidina Sari [email protected] <p><span style="font-weight: 400;">Keresahan dialami oleh pekerja perempuan di industri logistik karena stigma negatif yang menganggap mereka banyak diperlakukan secara tidak adil, maraknya pelecehan seksual, ketimpangan kesempatan dan fasilitas yang menutup akses mereka untuk berkembang. Pekerja perempuan di industri logistik dipandang sebagai pekerja yang tidak bisa terjun ke lapangan dan hanya diandalkan untuk berhadapan dengan setumpuk kertas dan komputer, bahkan kurang memperoleh kesempatan untuk menjadi pemimpin karena dominasi yang menghambat. Sehingga penelitian ini dilaksanakan, dengan tujuan . Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif yang melibatkan responden untuk mengisi kuesioner yang disebarkan secara daring dengan populasi pekerja perempuan di industri logistik di daerah Jawa Tengah. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana praktik nyata yang ada di lapangan mengenai bagaimana perlakuan perusahaan terhadap pekerja perempuan, bagaimana persepsi terhadap kesetaraan gender ini diterapkan di industri logistik, dan juga menganalisis sehingga menghasilkan inovasi berupa beberapa tindakan dukungan dan kesempatan yang adil bagi pekerja perempuan di industri logistik untuk membuka peluang yang baru dalam perwujudan kesetaraan gender di berbagai bidang. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa masih terdapat banyak tantangan, kasus pelanggaran dan hambatan yang dihadapi pekerja perempuan di industri logistik, terutama yang terkait dengan kesempatan karir, fasilitas yang memadai, dan beban kerja.</span></p> 2026-01-12T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Happy Aimar Lispriyanti, Nur Fadila, Geulies Sayyidina Sari http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/467 WOMEN’S EXPERIENCES IN THE GREEN ECONOMY PROGRAM AT BUMDESMA A PHENOMENOLOGICAL STUDY FROM PSYCHOLOGICAL, MOTIVATIONAL, AND ENVIRONMENTAL AWARENESS PERSPECTIVES 2025-11-22T08:08:33-08:00 Toifur Ahmad Balya [email protected] Siti Mufarrochah [email protected] Ahmad Mu’di [email protected] <p><em>This study explores the experiences of women participating in the Green Economy Program at BUMDESMA in Kedamean, Gresik, using a phenomenological approach. The research focuses on psychological aspects, motivation, environmental awareness, and empowerment, aiming to understand the subjective experiences of women involved in sustainable economic activities. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed thematically to identify patterns of participation, motivation, and the impact of involvement. The findings reveal that women actively engage in activities such as processed food production, environmentally friendly crafts, and waste management through bank sampah initiatives. Their participation enhances skills, self-confidence, personal satisfaction, decision-making abilities, and social roles, while also strengthening environmental awareness and community solidarity. Motivation arises from intrinsic drives for economic independence, family welfare, and environmental care, supported by social interaction within the community. These results align with previous studies highlighting women’s roles in ecofeminism, environmental stewardship, and green economy initiatives, confirming that structured programs like BUMDESMA not only foster environmental and economic benefits but also empower women socially and psychologically. The study emphasizes the importance of participatory and sustainable approaches in understanding women’s experiences and aspirations in local-level green economy programs</em></p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Toifur Ahmad Balya, Siti Mufarrochah, Ahmad Mu’di http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/474 PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI INOVASI JEMPOL UNTUKMU DI KOTA PROBOLINGGO (2022–2024) 2025-11-23T23:21:57-08:00 Rifqi Amalia [email protected] Sri Sugiarti [email protected] <p>Penelitian ini menganalisis proses pemberdayaan perempuan melalui inovasi Jempol Untukmu yang dikembangkan oleh Pemerintah Kota Probolinggo dalam membina kelompok pengolah dan pemasar hasil perikanan (Poklahsar). Dengan komposisi anggota perempuan mencapai ±93%, program ini menjadi contoh nyata penerapan inovasi inklusif gender dalam sektor ekonomi lokal. Penelitian menggunakan metode analisis kualitatif terhadap proses capacity building. Hasil menunjukkan pendampingan jemput bola meningkatkan akses perempuan, memperbaiki mutu produk, dan memperkuat tata kelola kelompok. Penelitian menyimpulkan bahwa Jempol Untukmu merupakan bentuk intervensi pemerintah yang berhasil meningkatkan kapasitas individu, organisasi, dan sistem.</p> 2025-12-18T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Rifqi Amalia, Sri Sugiarti http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/476 AKUAPONIK DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS: MANUKAN MUKTI RT. 02, RW. 09, MANUKAN KULON, TANDES, SURABAYA) 2025-11-24T07:54:00-08:00 Alfian Rizky Kurniawan [email protected] <p>Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan sistem akuaponik dan kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di RT. 02 RW. 09 Manukan Mukti, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Surabaya. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap warga serta pengurus lingkungan yang terlibat langsung dalam kegiatan akuaponik. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi peran akuaponik sebagai solusi pertanian perkotaan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berhasil menerapkan sistem akuaponik skala kecil dengan memanfaatkan lahan sempit dan sumber daya terbatas secara efisien. Sistem budidaya ini menggabungkan pemeliharaan ikan dan penanaman sayuran dalam satu kesatuan ekosistem tertutup, yang saling mendukung. Hasil panen digunakan untuk konsumsi kegiatan RT dan RW, serta dibagikan kepada warga berpenghasilan rendah dan terdampak PHK, sebagai bentuk solidaritas sosial. Selain itu, kegiatan ini turut mendorong peningkatan keterlibatan warga, penguatan gotong royong, dan penghematan anggaran konsumsi lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa akuaponik memiliki kontribusi signifikan dalam mendorong kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal dan kemandirian komunitas perkotaan. Pengembangan sistem ini dapat menjadi strategi agribisnis yang inovatif dan adaptif di tengah keterbatasan ruang dan sumber daya di wilayah urban.</p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Alfian Rizky Kurniawan http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/480 ANALISIS SUSTAINABLE COMPASS PADA PKM PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI KERUPUK BAWANG KELOMPOK PKK DESA KARANGCANGKRING GRESIK 2025-11-24T10:40:01-08:00 Dwiyana Anela Kurniasari [email protected] Siti Alimah [email protected] Acmad Zaki Fadhil [email protected] Fajar Nur Rusliagan Prasetyo [email protected] Shilatul Muhaffizhah [email protected] <p style="font-weight: 400;">Program PKM Peningkatan Kapasitas Produksi Kerupuk Bawang pada Kelompok PKK Desa Karangcangkring dirancang untuk memperkuat kapasitas produksi, meningkatkan inovasi produk, serta mendorong pemberdayaan perempuan melalui pengembangan usaha pangan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat keberlanjutan program menggunakan pendekatan Sustainable Compass yang mencakup dimensi Nature, Economy, Society, dan Wellbeing. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi dari kegiatan pelatihan produksi, inovasi produk, pengadaan peralatan, serta pemasaran digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan teknologi tepat guna seperti oven pengering dan spinner meningkatkan efisiensi dan higienitas produksi, sementara inovasi empat varian kerupuk bawang memperkuat nilai ekonomi kelompok. Dimensi sosial memperoleh skor tertinggi, ditunjukkan oleh partisipasi aktif 36 anggota PKK dalam pelatihan serta peningkatan kapasitas manajemen dan pemasaran. Program juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan melalui peluang pendapatan dan kepercayaan diri perempuan dalam mengelola usaha. Secara keseluruhan, program berada pada kategori sangat berkelanjutan dan mendukung terbentuknya Sentra Kerupuk BUM Desa Karangcangkring sebagai model pengembangan usaha desa berbasis pemberdayaan perempuan.</p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Dwiyana Anela Kurniasari, Siti Alimah, Acmad Zaki Fadhil, Fajar Nur Rusliagan Prasetyo, Shilatul Muhaffizhah http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/486 P PENINGKATAN PRODUKSI UMKM KERUPUK PULI DESA SIMOANGINANGIN MELALUI PEMBERIAN BRAND DAN ALAT PRESS PRODUKSI 2025-11-24T17:59:14-08:00 Esther Ivoni Gracia Hulu [email protected] M. Hasan Abdullah [email protected] Aditia Maldini [email protected] Rosalinda Ayu Prameswari [email protected] Salsabilah Putri Mukti [email protected] Rosa Devina [email protected] Luluk Ulfa Hasanah [email protected] <p><em>Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing UMKM kerupuk puli di Desa Simoanginangin. Permasalahan utama yang dihadapi adalah proses produksi yang masih dilakukan secara manual serta belum adanya identitas merek yang jelas. Solusi yang diberikan meliputi penerapan alat pencetak kerupuk sederhana untuk meningkatkan efisiensi dan konsistensi produksi, serta pembentukan identitas merek melalui pembuatan logo, banner, dan promosi digital menggunakan Google Maps. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan dalam produktivitas , volume produksi harian meningkat menjadi sekitar 14-15 kilogram per hari, atau naik 30–50% dibandingkan sebelum adanya alat, kualitas produk, dan jangkauan pemasaran. Respon positif dari pelaku UMKM menegaskan bahwa perpaduan teknologi tepat guna dan penguatan branding dapat menjadi strategi efektif untuk mendorong perkembangan usaha kecil berbasis lokal.</em></p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Esther Ivoni Gracia Hulu; M. Hasan Abdullah; Aditia Maldini, Rosalinda Ayu Prameswari, Salsabilah Putri Mukti, Rosa Devina, Luluk Ulfa Hasanah http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/488 INOVASI INKLUSIF GENDER (IIG) SEBAGAI KAPABILITAS DINAMIS: SEBUAH TINJAUAN KOMPREHENSIF 2025-11-25T04:52:37-08:00 Uswatun Khasanah [email protected] Mei Indrawati [email protected] <p><strong>Abstrak</strong></p> <p>Inovasi Inklusif Gender (IIG) sangatlah penting dalam mengatasi ketidaksetaraan gender yang persisten dalam ekosistem ekonomi dan bisnis. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk meninjau dan menyintesis literatur yang tersedia mengenai kapabilitas dinamis terkait dengan Inovasi Inklusif Gender (IIG) dalam konteks ekonomi dan bisnis. Tinjauan komprehensif ini mensintesis literatur lintas disiplin untuk mengidentifikasi dimensi IIG, baik di tingkat makro (kebijakan, akses pendanaan) maupun mikro (model bisnis, inovasi produk/layanan). Temuan menunjukkan bahwa intervensi simultan pada tingkat makro (reformasi kebijakan dan adopsi gender-lens investing) dan mikro (desain produk yang sensitif gender dan model bisnis transformatif) diperlukan dalam implementasi IIG yang efektif. Konsep kapabilitas dinamis dalam IIG diperlukan) guna mendorong inovasi yang secara efektif mempromosikan kesetaraan gender dan inklusivitas, serta merespons dinamisme lingkungan sosial dan pasar yang menuntut keadilan gender. Implikasi praktis ditekankan untuk pembuat kebijakan dan pelaku bisnis agar mengintegrasikan perspektif gender dalam seluruh siklus inovasi.</p> 2025-12-20T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Uswatun Khasanah, Mei Indrawati http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/492 SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: SATU DEKADE KECERDASAN BUATAN DAN TRANSFORMASI SOSIAL-EKONOMI DALAM PERUBAHAN HUMANIORA DAN SOSIETAL GLOBAL 2025-11-25T11:07:02-08:00 audi permana [email protected] Gugus Wijonarko [email protected] <p>Kecerdasan Buatan (AI) berkembang menjadi kekuatan struktural yang mengubah lanskap sosial-ekonomi global. Penelitian ini menelaah perkembangan tema sosio-ekonomi dan AI dalam publikasi terindeks Scopus selama periode 2015–2025. Melalui systematic literature review dan pemetaan kata kunci menggunakan VOS Viewer, penelitian ini mengidentifikasi tiga klaster utama. Klaster pertama menggambarkan transformasi masyarakat, perubahan pola kerja, dan masa depan pengetahuan. Klaster kedua menunjukkan hubungan AI dengan produktivitas ekonomi, inovasi, dan pengembangan institusi. Klaster ketiga menyoroti dinamika sosial-budaya, ketimpangan, serta potensi friksi akibat perubahan teknologi yang cepat. Temuan ini menunjukkan bahwa dampak AI melampaui otomasi, memengaruhi struktur sosial dan arah perkembangan masyarakat global. Kajian ini memberikan sintesis komprehensif mengenai bagaimana disrupsi AI selama satu dekade membentuk ulang sistem sosial-ekonomi dan menjadi kunci dalam memahami arah perubahan masyarakat masa kini dan mendatang.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-01-12T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 audi permana, Gugus Wijonarko http://ejurnal.uwp.ac.id/lppm/index.php/prosiding/article/view/496 KESALEHAN DIGITAL: INOVASI SOSIAL HUMANIORA DALAM PENGUATAN GENDER DI ERA SOCIOPRENEURSHIP 2025-11-25T16:47:16-08:00 Muhammad Hakam Biqy [email protected] Medina Lutfiani Pranoto [email protected] Tri Yuniningsih [email protected] <p>Perkembangan teknologi digital telah menghadirkan peluang baru bagi praktik sociopreneurship sebagai sarana pemberdayaan masyarakat. Namun, di balik potensi tersebut, masih terdapat problem etika, degradasi nilai sosial, serta ketimpangan gender yang membatasi keterlibatan perempuan secara setara dalam ekosistem digital. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi di bidang sosial humaniora yang mampu menghadirkan pendekatan berbasis nilai, etika, dan karakter dalam penggunaan teknologi. Artikel ini menawarkan konsep kesalehan digital sebagai inovasi sosial humaniora yang relevan untuk memperkuat peran gender di era sociopreneurship. Kesalehan digital dipahami sebagai kesadaran moral dalam aktivitas daring yang tidak hanya menekankan aspek spiritualitas, tetapi juga mengedepankan nilai humanis, inklusif, dan berkeadilan. Dengan menempatkan kesalehan digital sebagai kerangka etika, sociopreneurship dapat berkembang tidak hanya sebagai aktivitas ekonomi, melainkan juga sebagai ruang sosial yang inklusif gender, responsif terhadap nilai humaniora, dan berorientasi pada keberlanjutan. Gagasan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 5 tentang Kesetaraan Gender, sekaligus memperkuat daya saing sociopreneurship berbasis nilai di era digital. </p> 2025-12-19T00:00:00-08:00 Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Hakam Biqy, Medina Lutfiani Pranoto, Tri Yuniningsih