EKSTRAKSI, KERJA PERAWATAN, DAN INVISIBILITAS GENDER: KAJIAN FEMINIS INTERSEKSIONAL ATAS PENGELOLAAN SAMPAH SEBAGAI INDUSTRI EKSTRAKTI
DOI:
https://doi.org/10.38156/gesi.v5i1.206Keywords:
feminisme interseksional, kerja perawatan, pengelolaan sampah, industri ekstraktif, perempuanAbstract
Eksploitasi dan ketimpangan gender terhadap perempuan tidak hanya terjadi dalam sektor industri konvensional, tetapi juga dalam praktik pengelolaan lingkungan sehari-hari, seperti pengelolaan sampah. Dalam perspektif feminisme interseksional, pengelolaan sampah dapat dipahami sebagai praktik industri ekstraktif non-material yang bergantung pada kerja perawatan perempuan. Kerja ini dinormalisasi sebagai tanggung jawab domestik, tidak diakui sebagai kerja produktif, dan sering kali luput dari perlindungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan sampah mereproduksi eksploitasi, invisibilitas gender, dan ketimpangan relasi kuasa terhadap perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan observasi, dengan subjek penelitian berupa perempuan yang memiliki pengalaman langsung dalam praktik pengelolaan sampah sehari-hari. Jumlah informan dalam penelitian ini berjumlah tiga orang, dengan penggalian data dilakukan hingga mencapai kecukupan informasi dan tidak ditemukan variasi pengalaman baru yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kerja perawatan perempuan menjadi fondasi utama keberlangsungan sistem pengelolaan sampah, namun dinormalisasi dan tidak diakui secara sosial maupun ekonomi; (2) terdapat ketimpangan relasi kuasa antara perempuan sebagai pelaksana kerja perawatan dan aktor institusional sebagai pengendali kebijakan; serta (3) perempuan mengalami dampak sosial dan psikologis berupa tekanan moral, kelelahan emosional, dan stigma sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya mengekstraksi sumber daya material, tetapi juga mengekstraksi waktu, tenaga, dan kesejahteraan sosial perempuan. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis pengelolaan sampah sebagai industri ekstraktif melalui perspektif feminisme interseksional dengan pendekatan fenomenologi.
References
Agarwal, B. (2022). Gender and green governance: The political economy of women’s presence within and beyond community forestry. Oxford University Press.
Borras, S. M., Franco, J. C., Isakson, S. R., Levidow, L., & Vervest, P. (2020). The rise of flex crops and commodities: Implications for research. Journal of Peasant Studies, 43(1), 93–115. https://doi.org/10.1080/03066150.2015.1036417
Crenshaw, K. (2021). On intersectionality: Essential writings. The New Press.
Elmhirst, R., Siscawati, M., Basnett, B. S., & Ekowati, D. (2022). Gender and generation in engagements with oil palm in East Kalimantan, Indonesia. Geoforum, 134, 180–190. https://doi.org/10.1016/j.geoforum.2022.05.004
Fredericks, R. (2021). Garbage citizenship: Vital infrastructures of labor in Dakar, Senegal. Duke University Press.
Galtung, J. (2020). Violence, peace, and peace research. Journal of Peace Research, 57(1), 1–14. https://doi.org/10.1177/0022343319898659
Gill, K., & Elias, J. (2021). Gendered labour and environmental harm in global production networks. Environment and Planning A: Economy and Space, 53(7), 1414–1431. https://doi.org/10.1177/0308518X211003412
Jenkins, K. (2020). Women, mining and development: An emerging research agenda. The Extractive Industries and Society, 7(2), 471–475. https://doi.org/10.1016/j.exis.2020.01.003
Kabeer, N. (2020). Gender, poverty, and inequality: A brief history of feminist contributions. Routledge.
Lahiri-Dutt, K. (2022). Gendering extraction: Critical feminist engagements with mining. The Extractive Industries and Society, 9, 101020. https://doi.org/10.1016/j.exis.2022.101020
MacKinnon, C. A. (2020). Toward a feminist theory of the state. Harvard University Press.
Mohai, P., Pellow, D., & Roberts, J. T. (2021). Environmental justice. Annual Review of Environment and Resources, 46, 1–24. https://doi.org/10.1146/annurev-environ-012420-013138
Morrow, O., & Dombroski, K. (2021). Food, care, and gendered labour. Progress in Human Geography, 45(2), 339–357. https://doi.org/10.1177/0309132519899450
Nelles, J., & Satterthwaite, D. (2020). Gendered vulnerabilities in urban environmental governance. Environment and Urbanization, 32(2), 391–408. https://doi.org/10.1177/0956247820920047
Nightingale, A. J. (2020). Environment and gender. Progress in Human Geography, 44(4), 769–776. https://doi.org/10.1177/0309132519889757
Pellow, D. (2020). What is critical environmental justice? Polity Press.
Samson, M. (2021). Gendering waste work: Informality, power and inequality. Antipode, 53(5), 1404–1424. https://doi.org/10.1111/anti.12724
Siscawati, M., & Mahaningtyas, A. (2022). Women defending land and life: Gendered resistance to extractivism in Indonesia. Feminist Review, 131(1), 60–76. https://doi.org/10.1177/01417789221086534
UN Environment Programme. (2021). Gender and waste management: Policy and practice. United Nations Environment Programme.
Weeks, K. (2021). The problem with work: Feminism, Marxism, antiwork politics, and postwork imaginaries. Duke University Press.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Juliana Bulan Pertiwi, Ahmad Ridwan, Dewien Nabielah Agustin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






