BINAR REDUP PEREMPUAN DALAM FILM PENYALIN CAHAYA (2021)

Penulis

  • Delmarrich Bilga Ayu Permatasari Bilga Ayu Permatasari Universitas Bhayangkara
  • Uswatun Chasanah
  • Sahnaz Gusti Faradiazhary

DOI:

https://doi.org/10.38156/gesi.v9i01.152

Abstrak

 

Film Penyalin Cahaya mengandung berbagai unsur implisit yang tidak begitu saja dapat dipahami dalam sekali tonton. Mengusung tema perempuan dan seni, penelitian ini bertujuan untuk membongkar berbagai unsur tanda-penanda yang tampak baik pada segi sinema maupun narasinya. Memanfaatkan analisis semiotika Roland Barthes, penelitian ini berfokus pada bagaimana perempuan dicitrakan di dalam film melalui penggunaan nama, warna, karakter, dan kegiatan fogging yang seringkali digunakan sebagai “alat” pembererantas penyakit di negara tropis. Penelitian ini akan mengarah pada beberapa adegan yang menyimpan makna pada Film Penyalin Cahaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode penelitian menggunakan Analisis Semiotika Roland Barthes dengan signifikan dua arah dan memakai denotasi, konotasi, dan mitos. Dari penelitian ini diketahui bahwa perempuan Indonesia dan kekuasaan sulit untuk dapat berjalan berdampingan.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-11-21

Cara Mengutip

Bilga Ayu Permatasari, D. B. A. P., Chasanah, U. ., & Faradiazhary, S. G. . (2022). BINAR REDUP PEREMPUAN DALAM FILM PENYALIN CAHAYA (2021). Seminar Nasional Dan Call For Paper 2023 Dengan Tema "Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Menuju Indonesia Emas 2045&Quot; PSGESI LPPM UWP, 9(01), 190–199. https://doi.org/10.38156/gesi.v9i01.152