GREEN SOCIOPRENEURSHIP INKLUSIF: PERAN PEREMPUAN SEBAGAI FOUNDER DALAM BISNIS UMKM

Penulis

  • Chrisma Virawanti Student at Magister Human Resource Development, Universitas Airlangga
  • Tri Siwi Agustina Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.38156/gesi.v12i1.420

Kata Kunci:

Green Sociopreneurship, Ecological Feminism, MSMEs

Abstrak

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, termasuk di Jawa Timur di mana banyak UMKM dikelola oleh perempuan, salah satunya melalui wadah Persit. Meski potensinya signifikan, mayoritas UMKM perempuan belum sepenuhnya mengadopsi praktik green sociopreneurship, padahal konsep green sociopreneurship menekankan keseimbangan antara keuntungan, kepedulian sosial, dan kelestarian lingkungan. Hambatan yang dihadapi perempuan founder mencakup keterbatasan modal, literasi digital yang rendah, minimnya dukungan teknologi ramah lingkungan, hingga beban ganda domestik, yang menunjukkan adanya pengaruh struktur patriarki terhadap akses sumber daya. Dengan menggunakan perspektif feminisme ekologis, pengalaman perempuan dalam membangun UMKM hijau dipahami sebagai bentuk perlawanan terhadap eksploitasi kapitalistik sekaligus perjuangan untuk keadilan sosial-ekologis. Hasil penelitian pada perempuan founder Persit menunjukkan bahwa mereka tidak hanya berperan sebagai pelaku usaha, tetapi juga agen perubahan sosial melalui praktik ramah lingkungan seperti bank sampah, kerajinan daur ulang, dan kuliner sehat dengan kemasan ramah lingkungan. Strategi yang diterapkan mencakup kolaborasi komunitas, membangun jejaring dengan pemerintah dan swasta, hingga edukasi konsumen, yang sejalan dengan model green entrepreneurship berbasis co-creation. Dengan demikian, praktik kewirausahaan hijau yang dijalankan perempuan founder Persit membuktikan bahwa UMKM dapat menjadi instrumen transformasi menuju ekonomi berkelanjutan, meski membutuhkan dukungan kebijakan afirmatif, akses permodalan, serta penguatan jaringan lintas sektor agar peran perempuan semakin strategis dalam menciptakan UMKM yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Kata kunci: Green Sociopreneurship, Feminisme Ekologis, UMKM

Referensi

Antaranews Jatim. (2025). Delegasi Jatim pelajari UMKM berkonsep ramah lingkungan di Ceko. https://jatim.antaranews.com/berita/267162

Banda Saputri, O. (2025, Januari 2). Restrukturisasi ekonomi melalui penguatan UMKM hijau. Bisnis.com. https://ekonomi.bisnis.com/read/20250102/9/1828617

BPS Jatim. (2025a). Data jumlah tenaga kerja di Jawa Timur. https://manadopost.jawapos.com/mpedia/285859903

BPS Jatim. (2025b). Perempuan menjadi kepala keluarga di Jawa Timur. https://radarsurabaya.jawapos.com/jatim/776149296

Febriyanti, R., & Arifin, Z. (2023). Women’s empowerment through micro and small enterprises in Indonesia: A qualitative perspective. Journal of Enterprising Communities, 17(2), 345–361. https://doi.org/10.1108/JEC-10-2021-0135

FEB UGM. (2025, Agustus 14). 87% UMKM belum adopsi bisnis hijau. https://feb.ugm.ac.id/id/berita/16281

GPTN. (2024, Oktober). Pertumbuhan UMKM Indonesia semakin meningkat. https://info.gptn.or.id/pertumbuhan-umkm-indonesia-semakin-meningkat

Kemendag. (2025, April). UMKM berpotensi raup Rp 2.194 T tahun ini, 64,5% dikelola perempuan. DetikFinance. https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-7883427

Kemenkop UKM–UNDP. (2024, Februari). 84% pelaku UMKM tertarik bisnis ramah lingkungan. https://porosbumi.pandutani.or.id/web/berita/detail/6480

Mustapha, M., & Rashid, M. Z. A. (2021). Women entrepreneurs and challenges in developing countries: A review and future research agenda. Journal of Small Business and Enterprise Development, 28(3), 423–445. https://doi.org/10.1108/JSBED-04-2020-014

Rahman, M., & Li, X. (2020). Green entrepreneurship: A systematic review and future research agenda. Business Strategy and the Environment, 29(8), 3519–3536. https://doi.org/10.1002/bse.2606

Santos, S. C., Neumeyer, X., & Morris, M. H. (2023). Women in social entrepreneurship: A systematic literature review. International Journal of Entrepreneurial Behavior & Research, 29(6), 1234–1256. https://doi.org/10.1108/IJEBR-09-2021-0739

Sari, D. P., Pramono, R., & Nugraha, A. (2021). The contribution of women-led SMEs to Indonesia’s economy. Journal of Asian Business and Economic Studies, 28(4), 301–314. https://doi.org/10.1108/JABES-05-2020-0054

Setyawati, H., Nugroho, L., & Dewi, F. (2022). Barriers to women entrepreneurs in adopting green business practices: Evidence from Indonesian SMEs. Journal of Cleaner Production, 370, 133459. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2022.133459

Yousaf, Z., Radulescu, M., & Sinanaj, G. (2021). Women green entrepreneurship: Conceptualisation, drivers, and outcomes. Sustainability, 13(21), 11845. https://doi.org/10.3390/su132111845

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-01-12

Cara Mengutip

Virawanti, C., & Agustina, T. S. . (2026). GREEN SOCIOPRENEURSHIP INKLUSIF: PERAN PEREMPUAN SEBAGAI FOUNDER DALAM BISNIS UMKM. Seminar Nasional Dan Call For Paper 2025 Dengan Tema "Inovasi Inklusif Gender Dalam Sociopreneurship&Quot; PSGESI LPPM UWP, 12(1), 356–371. https://doi.org/10.38156/gesi.v12i1.420