Penguatan Kapasitas Ekonomi Keluarga Rentan sebagai Bentuk Early Warning System Kekerasan Dalam Rumah Tangga

Penulis

  • Nugrahini Susantinah Wisnujati Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
  • Suharnanik Suharnanik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.38156/gesi.v12i1.424

Kata Kunci:

Vulnerable Families, Economic Empowerment, Domestic Violence, Early Warning System

Abstrak

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) masih menjadi persoalan serius di Indonesia, terutama bagi keluarga rentan yang menghadapi tekanan ekonomi. Kerentanan finansial kerap memperburuk ketegangan dalam rumah tangga dan meningkatkan risiko KDRT. Artikel ini merefleksikan aksiologi pengabdian dosen dalam memperkuat kapasitas ekonomi keluarga rentan sebagai bentuk early warning system (EWS) KDRT. Tujuan penelitian ini adalah memberikan kontribusi nyata terhadap pencegahan KDRT melalui pemberdayaan ekonomi sekaligus menguji efektivitas pendekatan partisipatif dalam membangun ketahanan keluarga. Penelitian menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan keluarga rentan, kader PKK, dan tokoh masyarakat di Desa Tejoasri, Lamongan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, focus group discussion, pemetaan partisipatif, dan transect walk. Hasil menunjukkan bahwa penguatan keterampilan ekonomi, khususnya pelatihan menjahit dan kerajinan tangan, meningkatkan kemandirian finansial perempuan serta memperluas akses pada jejaring sosial pendukung. Pemberdayaan ekonomi terbukti tidak hanya mengurangi tekanan ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi instrumen preventif terhadap potensi KDRT.Penelitian ini menyimpulkan bahwa KDRT erat kaitannya dengan kerentanan ekonomi keluarga. Pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pelatihan dan usaha kecil berperan penting dalam mencegah kekerasan, meningkatkan kemandirian, serta memperkuat posisi tawar perempuan. Pendekatan integratif ekonomi-sosial menjadi strategi efektif dan etis dalam pencegahan KDRT.

Referensi

Acquah, D., & Thévenon, O. (2020). Delivering evidence based services for all vulnerable families. https://doi.org/10.1787/1BB808F2-EN

Adato, M., & Bassett, L. (2009). Social protection to support vulnerable children and families: the potential of cash transfers to protect education, health and nutrition. Aids Care-Psychological and Socio-Medical Aspects of Aids/Hiv, 21, 60–75. https://doi.org/10.1080/09540120903112351

Afdal, A. (2015). Pemanfaatan Konseling Keluarga Eksperensial untuk Penyelesaian Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga. 1(1). https://doi.org/10.29210/1201528

Amirullah, Moh., Farhad, F., Alfarisi, A., & Habibi, M. (2024). Pengabdian Dan Pemberdayaan Keluarga Duafa. https://doi.org/10.62951/unggulan.v1i3.292

Aprianti, W., & Herlina, H. (2024). Implementasi Pelatihan Keterampilan Menjahit Busana Wanita Terhadap Taraf Ekonomi Peserta Pelatihan di LPPK Maherka Kabupaten Lombok Timur. Transformasi/Transformasi : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Non Formal-Informal, 10(2), 166. https://doi.org/10.33394/jtni.v10i2.12991

Badan Pusat Statistik (BPS). (2016). Survei Pengalaman Hidup Perempuan Indonesia 2016.

Bauer, P., & Wiezorek, C. (2016). »Vulnerable Families«: Reflections on a Difficult Category. CEPS Journal : Center for Educational Policy Studies Journal, 6(4), 11–28. https://doi.org/10.25656/01:12742

Bio Dharma Sugana, M. T., & Sudrajat, I. (2023). Evaluasi program pemberdayaan perempuan melalui pelatihan menjahit di sanggar kegiatan belajar (skb) kota serang. Jurnal Penyuluhan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 11–28. https://doi.org/10.59066/jppm.v2i2.308

Fahimah, S., & Alfiyah, A. (2023). PKM Pendampingan Perempuan Penenun Berbasis Budaya Lokal melalui Self Control. GUYUB. https://doi.org/10.33650/guyub.v4i3.7147

Hasan, Z., Firly, A., Utami, A. P., & Sari, D. E. (2023). Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Jurnal Hukum, Politik Dan Ilmu Sosial, 2(2), 103–113. https://doi.org/10.55606/jhpis.v2i2.1607

Haseena, V.A. (2015). The Dialectical Factor between Violence and Women- A Threatening Factor for the Empowerment. Journal of Law, Policy and Globalization, 36, 69–72. https://www.iiste.org/Journals/index.php/JLPG/article/download/21712/21904

Heise, L. L. (2011). What works to prevent partner violence? An evidence overview. London School of Hygiene & Tropical Medicine.

Ismuhadi., Silaturrahmi., Hasanah, Uliatun. (2022). Pelatihan Kewirausahaan Keterampilan Menjahit bagi Ibu-Ibu PKK. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 20–25. https://doi.org/10.58477/pasai.v1i1.5

Khairuunnisa, I. (2017). Pemberdayaan ekonomi perempuan di daerah. http://eprints.ummi.ac.id/149/

Lestari, A. P. (2017). Peran Faktor Ekonomi dalam Terjadinya Kekerasan dalam Rumah Tangga di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi, 4(2), 45-58.

Marizal, M., & Hasibuan, Y. (2023). Factors influencing types of domestic violence with multinomial logistic regression. International Journal of Mathematics and Computer Research, 11(03), 3288–3294. https://doi.org/10.47191/ijmcr/v11i3.02

Masruroh, N., & Sadhie, M. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan merajut dalam upaya peningkatan pendapatan keluarga. https://doi.org/10.61579/beujroh.v2i1.71

Mujahidin, G., & Nugroho, I. A. (2024). Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Home Industry untuk Meningkatkan Kesejahteraan Ibu Rumah Tangga di Desa Karangpatihan. Mujahada, 2(2), 74–93. https://doi.org/10.54396/mjd.v2i2.1689

Pasaribu, J. A. B., Marbun, D. I., & Lubis, A. K. (2024). Domestic violence committed by wife to husband. International Journal of Research Publications. https://doi.org/10.47119/ijrp1001441320246164

Peters, C. (2017). Elevating financial capability in child welfare services: Early efforts in the Grand Challenge. Journal of Children and Poverty, 23(2), 177–187. https://doi.org/10.1080/10796126.2017.1379006

Postmus, J. L., Hoge, G. L., Breckenridge, J., Sharp-Jeffs, N., & Chung, D. (2020). Economic Abuse as an Invisible Form of Domestic Violence: A Multicountry Review. Trauma, Violence, & Abuse, 21(2), 261–283. https://doi.org/10.1177/1524838018764160

Rafika, J., & Hasanah, U. (2024). Pemberdayaan Ekonomi dan Kewirausahaan: Mengatasi Monotoni Sumber Mata Pencaharian Turun Temurun di Desa Telaga Jernih. Kesejahteraan Bersama, 1(4), 128–137. https://doi.org/10.62383/bersama.v1i4.734

Setyaningrum, A., & Arifin, R. (2019). Analisis Upaya Perlindungan dan Pemulihan Terhadap Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Khususnya Anak-Anak dan Perempuan. 3(1), 9–19. https://doi.org/10.31604/JIM.V3I1.2019.9-19

Sherraden, M. S., Birkenmaier, J., & Collins, J. M. (2019). Financial Capability for All: Training Human Service Professionals to Work with Vulnerable Families. Journal of Consumer Affairs, 53(3), 869–876. https://doi.org/10.1111/JOCA.12229

Singh, J. (2017). A Study of Domestic Violence against Women. International Journal of Research, 4(9), 1166–1172.

Siregar, P. D., & Harisman, H. (2024). Tindak pidana kekerasan fisik dalam kekerasan rumah tangga. https://doi.org/10.24269/ls.v8i3.9842

Stiawati, T., & Indriyany, I. A. (2022). Penyuluhan Optimalisasi Peran Organisasi Wanita Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam Pemberdayaan Perempuan di Tengah Era Globalisasi di Kelurahan Kalitimbang Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon. Komunitas Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1). https://doi.org/10.31506/komunitas:jpkm.v2i1.15688

Suharnanik, S., & Yulairini, S. (2022). Family Welfare Empowerment (PKK) Role in Set Woman Cooperation to Support Economy Creative Empowerment Based on Community. Revista De Cercetare Si Interventie Sociala, 77, 162–173. https://doi.org/10.33788/rcis.77.10.

Susana, A. D., & Rifandi, I. (2021). Tinjauan Yuridis terhadap Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga: Studi Kasus Putusan No. 666 K/Pid.Sus/2018. https://doi.org/10.47467/elmujtama.v1i2.1293

Tandaju, T., Korompis, M., & Kawatak, S. Y. (2022). Pemberdayaan ibu rumah tangga dalam membangun usaha rumahan di kelurahan sindulang satu. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.52159/jla.v2i1.14

Vyas, S., & Watts, C. H. (2009). How does economic empowerment affect women’s risk of intimate partner violence?. International Journal of Gender and Development, 13(2), 1-17.

World Health Organization (WHO). (2017). Violence against women prevalence estimates, 2018. Retrieved from https://www.who.int

Yulistyawati, T., Wijayanti, R. F., Budiarti, L., Sukma, E. A., & Murtiyanto, R. K. (2017). Pelatihan craft kain perca bagi pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga rt.08 rw.05 di kelurahan bandung rejosari kota malang. Indonesian Journal of Community Engagement, 4(1), 31–37. http://j-abdimas.polinema.ac.id/index.php/abdimas/article/view/28/pdf.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-18

Cara Mengutip

Wisnujati, N. S. ., & Suharnanik, S. (2025). Penguatan Kapasitas Ekonomi Keluarga Rentan sebagai Bentuk Early Warning System Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Seminar Nasional Dan Call For Paper 2025 Dengan Tema "Inovasi Inklusif Gender Dalam Sociopreneurship&Quot; PSGESI LPPM UWP, 12(1), 10–21. https://doi.org/10.38156/gesi.v12i1.424