GENDER INEQUALITY IN BARBIE FILM

Penulis

  • Apliana Eliska Universitas Wijaya Putra
  • Yulis Setyowati Universitas Wijaya Putra
  • Yeni Probowati Universitas Wijaya Putra

DOI:

https://doi.org/10.38156/gesi.v12i1.434

Kata Kunci:

film barbie, feminisme, ketidaksetaraan gender, masyarakat patriarki, keberanian wanita

Abstrak

Penelitian ini membahas bagaimana ketidaksetaraan gender digambarkan dalam film Barbie (2023) , serta bagaimana karakter utama, Barbie, menghadapi dan berjuang melawan kondisi tersebut. Di Barbie Land, perempuan memiliki peran dominan dan kebebasan penuh, namun situasinya berubah drastis ketika Barbie memasuki dunia nyata dan dihadapkan pada sistem sosial patriarki yang meminggirkan perempuan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori ketidaksetaraan gender dari Judith Lorber sebagai dasar analisis. Data diperoleh melalui analisis adegan, dialog, dan interaksi karakter dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Barbie mengalami ketidaksetaraan berupa pelecehan visual, pengabaian keterampilan kepemimpinannya, dan tekanan sosial yang tidak seimbang. Perlawanan Barbie terhadap ketidaksetaraan ini dimanifestasikan melalui keberaniannya dalam mengungkapkan pendapat, menghadapi stigma, dan membentuk identitasnya secara keseluruhan. Film ini menyampaikan pesan yang kuat tentang pentingnya kesetaraan gender dan perlunya melawan norma-norma sosial yang membatasi perempuan.

Referensi

Bandura, Albert., & Walters, R. H. . (1963). Social learning and personality development [by] Albert Bandura [and] Richard H. Walters. Holt, Rinehart and Winston.

Bem, S. L. (1981). Gender schema theory: A cognitive account of sex typing. Psychological Review, 88(4), 354–364. https://doi.org/10.1037/0033-295X.88.4.354

Butler, Judith. (1990). Gender trouble : feminism and the subversion of identity. Routledge.

Eagly, A. Hendrickson. (1987). Sex differences in social behavior : a social-role interpretation. L. Erlbaum Associates.

Ehrich, M. E., Burgdorf, K., Samoilova, Z., & Loist, S. (2022). The film festival sector and its networked structures of gender inequality. Applied Network Science, 7(1), 20. https://doi.org/10.1007/s41109-022-00457-z

Lorber, Judith. (1994). Paradoxes of gender. Yale University Press.

Lorber, Judith. (2001). Gender inequality : feminist theories and politics. Roxbury Pub.

Petrie, D. W. ., & Boggs, J. M. . (2011). The art of watching films. McGraw-Hill Companies, Inc.

Sembada, I. B. (2021). GENDER INEQUALITY ISSUES DEPICTED IN MULAN (2020) MOVIE. . Universitas Islam Sultan Agung.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-01-12

Cara Mengutip

Eliska, A., Setyowati, Y. ., & Probowati, Y. . (2026). GENDER INEQUALITY IN BARBIE FILM. Seminar Nasional Dan Call For Paper 2025 Dengan Tema "Inovasi Inklusif Gender Dalam Sociopreneurship&Quot; PSGESI LPPM UWP, 12(1), 384–397. https://doi.org/10.38156/gesi.v12i1.434