IMPLEMENTATION OF GENDER MAINSTREAMING IN JOINT BUSINESS GROUP (KUBE) ACTIVITIES IN CAMPAGO IPUH VILLAGE, BUKITTINGGI CITY
DOI:
https://doi.org/10.38156/gesi.v12i1.449Kata Kunci:
gender mainstreaming, women empowerment, KUBE, policy implementation, BukittinggiAbstrak
Pengarusutamaan gender merupakan strategi penting dalam pembangunan, namun implementasinya di tingkat grassroots masih menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pengarusutamaan gender dalam kegiatan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Kelurahan Campago Ipuh, Kota Bukittinggi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teori implementasi kebijakan George C. Edwards III sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pengarusutamaan gender telah berjalan pada tingkat partisipasi perempuan sebagai pelaku ekonomi produktif, namun belum optimal dalam mengintegrasikan prinsip kesetaraan gender secara komprehensif. Berdasarkan empat variabel Edwards III, komunikasi sudah efektif untuk informasi operasional tetapi belum mencakup sosialisasi nilai kesetaraan gender, sumber daya masih terbatas dalam hal modal dan pelatihan berkelanjutan, disposisi pelaksana menunjukkan motivasi tinggi namun kesadaran gender rendah, dan struktur birokrasi belum dilengkapi aturan yang menjamin kesetaraan peran. Faktor penghambat utama adalah minimnya pelatihan responsif gender, kurangnya pemahaman konsep pengarusutamaan gender, serta ketergantungan implementasi pada inisiatif individu. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kapasitas melalui pelatihan terstruktur, penyusunan pedoman teknis responsif gender, dan pengembangan aturan internal kelompok yang menjamin partisipasi setara perempuan dalam pengambilan keputusan.
Referensi
Abdurrahman, A., & Tusianti, E. (2021). Apakah pemberdayaan perempuan dalam ekonomi dan politik telah meningkatkan IPM perempuan Indonesia? Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 21(2), 204-219. https://doi.org/10.21002/jepi.2021.13
Aprilianti, S., & Setiadi, Y. (2022). Faktor-faktor Yang Memengaruhi Indeks Pembangunan Gender di Indonesia Tahun 2020. Seminar Nasional Official Statistics 2022. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Kota Bukittinggi. (2024). Profil gender dan anak Kota Bukittinggi tahun 2024. Bukittinggi: BPS Kota Bukittinggi.
Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks ketimpangan gender (IKG) Indonesia konsisten mengalami penurunan menjadi 0,421. https://www.bps.go.id
Dutametro. (2025, September 11). Wako Ramlan buka pelatihan advokasi dan evaluasi pengarusutamaan gender Kota Bukittinggi 2025. https://dutametro.com
Firman, Dirwan, & Mariah. (2020). Dampak program kelompok usaha bersama (KUBE) terhadap pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa. Jurnal Ilmiah Institute Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia, 9(1), 1-9.
Flick, U. (Ed.). (2018). The SAGE handbook of qualitative data analysis. London: SAGE Publications.
Hill, M., & Hupe, P. (2024). Implementing public policy (4th ed.). London: SAGE Publications.
Kementerian Keuangan RI. (2022). Kajian Pengarusutamaan Gender: Analisis Ketimpangan Gender dan Strategi Pengarusutamaan Gender di Indonesia. Jakarta: Badan Kebijakan Fiskal.
Kementerian Sosial RI. (2024). Kelompok usaha bersama (KUBE).
Kertati, I. (2021). Analisis indeks pembangunan gender (IPG) dan indeks pemberdayaan gender (IDG) Kota Surakarta. Public Service and Governance Journal, 2(1), 1-11.
Lubis, K. S., Winata, E., & Siregar, A. R. A. (2024). Pengembangan usaha melalui kelompok usaha bersama (KUBE) produsen tape di Medan Tuntungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi, 1(1), 34-41. https://doi.org/10.54099/jpma.v1i1.85
Marwanti, S., & Astuti, I. D. (2018). Model Pemberdayaan Perempuan Miskin Melalui Pengembangan Kewirausahaan Keluarga Menuju Ekonomi Kreatif di Kabupaten Karanganyar. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 15(1), 9-20. https://doi.org/10.20961/sepa.v15i1.48814
Muhartono, D. S. (2020). Pentingnya regulasi pengarusutamaan gender dalam pembangunan daerah di Kabupaten Kediri. Publiciana, 13(2), 117-134. https://doi.org/10.36563/publiciana.v13i2.175
Nurdin, N., Syahrir, S., & Akbar, M. I. (2024). Memahami isu gender dan ketidaksetaraan gender di Indonesia pasca era reformasi: Perspektif analisis kebijakan. Jurnal Ilmiah Global Education, 5(1), 1054-1074.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (2020). Naskah Akademik Pengarusutamaan Gender Provinsi Jawa Tengah. Semarang: Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah.
Rahayu, W. K. (2016). Analisis pengarusutamaan gender dalam kebijakan publik (Studi kasus di BP3AKB Provinsi Jawa Tengah). JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik), 2(1), 93-108. https://doi.org/10.31947/jakpp.v2i1.1524
Ratnasari, S., Supriatna, I., & Sadikin, A. (2021). Pemberdayaan perempuan melalui pelatihan kewirausahaan menjahit di PKBM Bhina Swakarya. Comm-Edu (Community Education Journal), 4(2), 123-131.
Safitri, L. D., Hermanto, E. M., & Indrasetianingsih, A. (2020). Pemodelan Indeks Pembangunan Manusia dan Indeks Pembangunan Gender di Indonesia dengan Pendekatan Regresi Probit Biner Bivariat. Jurnal Matematika, Statistika, dan Komputasi, 16(2), 150-161.
Susiana, S. (2015). Penerapan Konsep Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dalam Pembangunan Daerah (Studi di Provinsi Papua dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta). Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 6(1), 1-12. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v6i1.464
Utami, T. H., & Arif, M. (2023). Partisipasi Perempuan dalam Pembangunan Manusia Berbasis Gender di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ganaya: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 6(3), 622-630. https://doi.org/10.37329/ganaya.v6i3.2471
Veranita, M. (2023). Pemberdayaan pelaku UMKM perempuan dalam upaya peningkatan ketahanan ekonomi melalui pelatihan digital marketing. Jurpikat (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 4(3), 388-401. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v4i3.1461
Wibawa, B. (2023). Meningkatkan daya saing pengusaha perempuan melalui pelatihan mindset kewirausahaan dan literasi digital. Jurpikat (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 4(3), 354-366. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v4i3.1480
Yasin, H. (2015). Upaya strategis pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui kelompok usaha bersama (KUBE). Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 5(1), 38. https://doi.org/10.26858/jiap.v5i1.1064
Yuniawati, Y., Rahmawati, P. I., & Susilowati, E. (2021). Pemberdayaan perempuan dalam membangun kemandirian ekonomi. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 5(1), 557-562. https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.4861