AKUAPONIK DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT (STUDI KASUS: MANUKAN MUKTI RT. 02, RW. 09, MANUKAN KULON, TANDES, SURABAYA)
DOI:
https://doi.org/10.38156/gesi.v12i1.476Kata Kunci:
agribisnis, akuaponik, ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, pemberdayaan wargaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan sistem akuaponik dan kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di RT. 02 RW. 09 Manukan Mukti, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Surabaya. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap warga serta pengurus lingkungan yang terlibat langsung dalam kegiatan akuaponik. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi peran akuaponik sebagai solusi pertanian perkotaan yang terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berhasil menerapkan sistem akuaponik skala kecil dengan memanfaatkan lahan sempit dan sumber daya terbatas secara efisien. Sistem budidaya ini menggabungkan pemeliharaan ikan dan penanaman sayuran dalam satu kesatuan ekosistem tertutup, yang saling mendukung. Hasil panen digunakan untuk konsumsi kegiatan RT dan RW, serta dibagikan kepada warga berpenghasilan rendah dan terdampak PHK, sebagai bentuk solidaritas sosial. Selain itu, kegiatan ini turut mendorong peningkatan keterlibatan warga, penguatan gotong royong, dan penghematan anggaran konsumsi lingkungan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa akuaponik memiliki kontribusi signifikan dalam mendorong kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal dan kemandirian komunitas perkotaan. Pengembangan sistem ini dapat menjadi strategi agribisnis yang inovatif dan adaptif di tengah keterbatasan ruang dan sumber daya di wilayah urban.
Referensi
Arviani, H., Kurniawati, A. S., Jayanti, F. A., Safitri, I. N., Sulistiyawati, S., Afifuddin, D., & Ilyasa, H. F. (2022). Potensi Ketahanan Pangan Sistem Akuaponik saat Pandemi COVID-19 Masyarakat Kelurahan Bubutan, Surabaya. Abdimasku : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 416. https://doi.org/10.33633/ja.v5i3.652
Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2019, Agustus 16). Kota Surabaya dalam angka 2019. BPS Kota Surabaya. https://surabayakota.bps.go.id/id/publication/2019/08/16/000b29e29305774cd1ce8bdf/kota-surabaya-dalam-angka-2019.html
Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2019, Desember 26). Keadaan ketenagakerjaan Kota Surabaya Agustus 2019. BPS Kota Surabaya. https://surabayakota.bps.go.id/id/pressrelease/2019/12/26/133/keadaan-ketenagakerjaan--kota-surabaya--agustus-2019-.html
Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2023, Desember 16). Kondisi ketenagakerjaan Surabaya Agustus 2023. BPS Kota Surabaya. https://surabayakota.bps.go.id/id/pressrelease/2023/12/16/335/kondisi-ketenagakerjaan-surabaya-agustus-2023.html
Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2024, November 14). Kondisi ketenagakerjaan Surabaya Agustus 2024. BPS Kota Surabaya. https://surabayakota.bps.go.id/id/pressrelease/2024/11/14/338/kondisi-ketenagakerjaan-surabaya-agustus-2024.html
Dewi, P. M., & SH, M. (2025). METODE PENELITIAN KUALITATIF BAB. Metode Penelitian Kualitatif, 101
Fitria, M. R., Erwiantono, K. D. D., & Dwivayani, K. D. (2020). Komunikasi Partisipatif Pada Program Konservasi Ekosistem Mangrove di Mangrove Center Graha Indah Kota Balikpapan. EJournal Ilmu Komunikasi, 8(4), 50-62.
Hastika, A. D. (2022). Pemanfaatan Akuaponik Sebagai Upaya Peningkatan Ketahanan Pangan Pada Masa Pandemi Covid-19 Kabupaten Bone.
Mazlan. (2024). Pengelolaan kualitas air untuk sistem budidaya aquaponik. Jurnal Penelitian Belida Indonesia, 4(2). https://ejournal.poltes.ac.id/index.php/PBelida/article/view/220
Prasetyo, A., & Nugroho, B. (2023). Pengaruh agribisnis akuaponik berbasis komunitas terhadap kesejahteraan ekonomi di Jakarta. Jurnal Agribisnis Berkelanjutan, 12(3), 45-60.
Putri, A. R., Wibowo, T., & Setiawan, R. (2023). Analisis dampak sosial dan ekonomi sistem akuaponik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat perkotaan. Jurnal Inovasi Pertanian Perkotaan, 7(2), 121-135.