ANALISIS SUSTAINABLE COMPASS PADA PKM PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI KERUPUK BAWANG KELOMPOK PKK DESA KARANGCANGKRING GRESIK
DOI:
https://doi.org/10.38156/gesi.v12i1.480Kata Kunci:
Sustainable Compass, Pemberdayaan Perempuan, Teknologi Tepat Guna, Kerupuk Bawang, BUM DesaAbstrak
Program PKM Peningkatan Kapasitas Produksi Kerupuk Bawang pada Kelompok PKK Desa Karangcangkring dirancang untuk memperkuat kapasitas produksi, meningkatkan inovasi produk, serta mendorong pemberdayaan perempuan melalui pengembangan usaha pangan lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat keberlanjutan program menggunakan pendekatan Sustainable Compass yang mencakup dimensi Nature, Economy, Society, dan Wellbeing. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi dari kegiatan pelatihan produksi, inovasi produk, pengadaan peralatan, serta pemasaran digital. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan teknologi tepat guna seperti oven pengering dan spinner meningkatkan efisiensi dan higienitas produksi, sementara inovasi empat varian kerupuk bawang memperkuat nilai ekonomi kelompok. Dimensi sosial memperoleh skor tertinggi, ditunjukkan oleh partisipasi aktif 36 anggota PKK dalam pelatihan serta peningkatan kapasitas manajemen dan pemasaran. Program juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan melalui peluang pendapatan dan kepercayaan diri perempuan dalam mengelola usaha. Secara keseluruhan, program berada pada kategori sangat berkelanjutan dan mendukung terbentuknya Sentra Kerupuk BUM Desa Karangcangkring sebagai model pengembangan usaha desa berbasis pemberdayaan perempuan.
Referensi
Arifin, Z., & Nugroho, W. (2021). Penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produksi kerupuk di usaha mikro kecil menengah. Jurnal Abdimas Teknokarya, 3(2), 77–83.
Atmoko, T. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial. Rajawali Pers.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Industri Kecil dan Menengah. BPS Indonesia.
Daly, H. E., & Farley, J. (2011). Ecological Economics: Principles and Applications (2nd ed.). Island Press.
Dyllick, T., & Hockerts, K. (2002). Beyond the business case for corporate sustainability. Business Strategy and the Environment, 11(2), 130–141.
Hardi, P., & Zdan, T. (1997). Assessing Sustainable Development: Principles in Practice. International Institute for Sustainable Development (IISD).
Hidayati, S., & Maulida, F. (2022). Implementasi mesin pengaduk otomatis pada proses produksi kerupuk untuk meningkatkan efisiensi waktu dan tenaga kerja. Jurnal Rekayasa Teknologi, 5(1), 51–58.
Istianingsih, N., Maros, A., Zulkifli, Poiran, & Elsyra, N. (2020). Peningkatan produksi dan strategi branding pada klaster kerupuk bawang di Kabupaten Bungo. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 1(5).
Kurniasari, D. A., Daryanto, D., Alimah, S., Abdillah, J. L., & Kahvi, M. (2023). The strategy analysis of empowerment for women farmers group Kedurus in Surabaya City. Agricultural Science, 7(2).
Kurniasari, D. A., & Krisnadianto, A. (2021). Strategi pemberdayaan perempuan tani padi di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Palastren: Jurnal Studi Gender, 14(1), 217–242.
Kurniasari, D. A., & Susanto, H. (2024). Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK melalui urban farming dan pengelolaan lahan pekarangan. Prosiding Konferensi Nasional PKM–CSR, 7.
Kurniasari, D. A., Alimah, S, Prasetyo, AS, RRB Saputra. (2025) Strategies’ Formulation for Empowering Tengger Tribe Women Farmers in Probolinggo Regency. (2025). Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 24(01), 465–492.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Prasetyo, E., & Wulandari, A. (2021). Digitalisasi UMKM di era pandemi: peluang dan tantangan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 1(2), 24–30.
Purwanto, A. (2019). Teknologi Tepat Guna untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa. Deepublish.
Reyhan Raj Bima, R., Kurniasari, D. A., Alimah, S., Lozha, L., Kurniawati, A., & Baunsele, Y. (2024). Sekolah Perempuan Tani Pangan Lestari untuk Ketahanan Pangan Keluarga di Desa Karangcangkring Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR),
Sari, I. P., & Mahardika, A. (2021). Optimalisasi produksi kerupuk dengan penerapan teknologi oven pengering di sentra industri rumah tangga. Jurnal Inovasi Teknologi, 6(1), 91–98.
Scoones, I. (1998). Sustainable rural livelihoods: A framework for analysis. IDS Working Paper 72. Institute of Development Studies.
Suprapto, S., & Handayani, T. (2019). Pemberdayaan ibu rumah tangga melalui inovasi produk kerupuk sayur sebagai upaya kemandirian ekonomi. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPkM), 2(3), 112–119.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sutopo, H. B. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. UNS Press.
UNDP. (2020). Human Development Report: The Next Frontier—Human Development and the Anthropocene. United Nations Development Programme.
Wibowo, R. A., & Hadi, S. (2021). Analisis keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat berbasis UMKM. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 45–59.
Wright, R. T. (2018). Environmental Science: Toward a Sustainable Future. Pearson.