PENGUATAN EKONOMI DESA KARANGCANGKRING GRESIK MELALUI DIGITALISASI PEMASARAN SENTRA KERUPUK BAWANG DAN PAKCOY
DOI:
https://doi.org/10.38156/sjpm.v4i2.430Keywords:
Digital Marketing, Village Economic Empowerment, Onion Crackers, Pakcoy, PKKAbstract
Program Penguatan Ekonomi Desa Karangcangkring Gresik melalui Digitalisasi Pemasaran Sentra Kerupuk Bawang dan Pakcoy bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha secara modern dan memperluas akses pasar melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini dilaksanakan melalui empat tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi, dengan melibatkan pemerintah desa, PKK Desa Karangcangkring, serta masyarakat Desa Karangcangkring. Metode pelaksanaan difokuskan pada pelatihan standarisasi kemasan dan logo, digital marketing, serta branding produk berbasis media sosial dan marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi digital masyarakat, kemampuan pengelolaan usaha, serta penerapan kemasan dan identitas merek produk. Sebagian besar peserta mampu mengelola akun pemasaran digital secara mandiri, dan penjualan produk mengalami kenaikan 20–30% setelah pelatihan. Selain itu, penguatan peran PKK Desa Karangcangkring sebagai pusat pengelolaan digital desa berkontribusi terhadap keberlanjutan program dan kolaborasi ekonomi masyarakat. Secara keseluruhan, program ini berhasil mendorong transformasi ekonomi berbasis digital di tingkat desa dan dapat menjadi model pemberdayaan yang efektif bagi pengembangan ekonomi lokal berbasis inovasi dan teknologi.
References
Kotler, P., & Keller, K. L. (2019). Marketing Management (15th ed.). Pearson Education.
Kurniasari, D. A., Prasetyo, A. S., & Aulia, A. N. (2022). Sosial Ekonomi Petani Wanita di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Prosiding Seminar Nasional & Call For Paper PSGESI UWP, 9(01), 85-92
Nugroho, A., & Rachman, F. (2022). Digitalisasi UMKM berbasis komunitas dalam mendukung ketahanan ekonomi desa. Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani, 4(2), 87–95.
Putriani, A., & Kurniasari, D. A. (2023). Efisiensi Pemasaran Air Nira Lontar di Desa Hendrosari Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik. Agri-Sosioekonomi, 19(3), 1443-1450
Purwaningsih, D. (2022). Literasi digital sebagai strategi penguatan ekonomi kreatif masyarakat desa. Jurnal Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 45–56.
Santoso, H. (2020). Transformasi digital berbasis komunitas: Model penguatan ekonomi masyarakat desa. Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik, 9(3), 112–123.
Suherman, I., Wulandari, S., & Arifin, M. (2023). Pemanfaatan e-commerce untuk meningkatkan penjualan UMKM di wilayah pedesaan. Jurnal Ekonomi Digital Indonesia, 5(1), 1–10.
Sutanto, A. (2021). Model collective entrepreneurship dalam penguatan ekonomi desa berbasis BUMDes. Jurnal Pengembangan Wilayah dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(2), 89–100.
Suryani, N., & Kurniawan, D. (2021). Branding produk lokal melalui inovasi kemasan dan media sosial. Jurnal Komunikasi dan Bisnis Digital, 3(2), 67–78.
Widodo, T., & Pratiwi, R. (2020). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan dan digital marketing. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 2(4), 201–210.
Yuliana, S. (2022). Penerapan strategi pemasaran digital pada UMKM pasca pandemi Covid-19. Jurnal Bisnis dan Ekonomi Terapan, 8(2), 134–142
Zulkifli, R., & Handayani, L. (2019). Peran BUMDes dalam pengembangan ekonomi digital pedesaan. Jurnal Pembangunan Desa dan Inovasi Sosial, 3(1), 55–64.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Khilya Al Majida , Dwiyana Anela Kurniasari, Yuliana Santai, Metodius Damsi, Fajar Nur Rusliagan, Achmad Seswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

